Anime
DAFTAR Anime Jepang yang Dilarang Tayang di Indonesia dan Alasannya, Lengkap dengan Sinopsis
Berikut anime yang tidak boleh tayang di Indonesia karena menampilkan kekerasan dan pembunuhan. Death Note, Inuyasha dan Naruto
Penulis: Yuni Rahmawati | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Anime Jepang nampaknya cukup naik daun di Indonesia.
Serial anime seperti Captain Tsubasah dan Slam Dunk juga pernah menghiasi layar kaca tayangan televisi Indonesia.
Ternyata, Anime Jepang ini tak semuanya bisa tayang di Televisi Indonesia.
Salah satunya anime Death Note, Inuyasha, bahkan Naruto.
Sebab tak bisa tayang lagi di Indonesia karena tiga anime ini menampilkan kekerasan bahkan pembunuhan sehingga tidak layak naik di tayangan televisi.
Baca juga: 5 Anime Ini Bisa Tambah Wawasan dan Ilmu Penonton, Ada Serial Experiments Lain dan Detective Conan
Tiga anime ini cukup dikenal oleh para kalangan Wibu, sebutan penggemar anime Jepang.
Anime yang sukses memikat hati penonton ini ternyata tidak selalu baik.
Berikut sinopsis film anime yang tidak boleh tayang di Indonesia yang dirangkum Sripoku.com dari berbagai sumber.
1. Death Note
Death Note adalah sebuah serial manga shōnen Jepang yang ditulis oleh Tsugumi Ohba dan diilustrasikan oleh Takeshi Obata.
Bercerita tentang Light Yagami, seorang remaja jenius yang menemukan buku catatan misterius yang disebut "Death Note", yang dimiliki oleh shinigami (dewa kematian) bernama Ryuk, dan memberikan penggunanya kemampuan supranatural untuk membunuh siapapun ketika menulis namanya di buku tersebut.
Serial ini berpusat pada usaha Light Yagami menggunakan Death Note demi mengubah dunia menjadi sebuah "utopia" tanpa kejahatan dengan menyamar sebagai sosok dewa atau tuhan penegak keadilan bernama "Kira" (Aksara Jepang dari kata bahasa Inggris: killer).
Serta upaya dari sebuah pasukan khusus penegak hukum, yang terdiri dari para anggota kepolisian Jepang pimpinan L Lawliet, seorang detektif internasional yang misterius, demi menangkap dan mengakhiri serangkaian teror dari Kira.
Death Note pertama kali dimuat dalam majalah manga Weekly Shōnen Jump terbitan Shueisha sejak bulan Desember 2003 hingga Mei 2006.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Anime-yang-tidak-boleh-tayang-di-indonesia.jpg)