Berita Muara Enim

Aniaya Adik Tiri Hingga Lebam, Pasutri di Muara Enim Diamankan Polisi

Tidak senang dengan  kondisi anaknya Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Muara Enim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Ardani Zuhri
Pasutri penganiaya adik tiri sedang di periksa di Satreskrim Polres Muara Enim. 


SRIPOKU.COM, MUARA ENIM- Pasutri di Muara Enim Ahmadon Hijrah (21) warga  Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim dan Peppy Suryani (28) warga Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, terpaksa mendekam di sel.

Pasalnya, Pasutri di Muara Enim tersebut dilaporkan ayah korban Guntur (40) warga SP. 3 Kelurahan Lematang Jaya, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, karena telah melakukan Tindakan  Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap anaknya J (9) sehingga menyebabkan luka-luka lebam.


Dari informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (7/7/2022), bahwa kasus KDRT Pasutri di Muara Enim tersebut terjadi  pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2022 sekitar pukul 20.00 bertempat di kontrakan pelaku Jalan Inspektur Slamet No 16, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Berawal pada saat pelapor sedang berada di kebun mendapatkan informasi atau kabar dari istri pelapor bahwa telah terjadi kekerasan yang di alami oleh anaknya bernama JF  yang dilakukan oleh kedua pelaku.

Setelah mendapatkan informasi tersebut pelapor yang saat itu sedang berada di Lahat langsung pergi menuju Muara Enim untuk memastikan kejadian tersebut dan benar pelapor melihat, mendapati korban yang merupakan anak pelapor dalam keadaan luka lebam di bagian mata, luka lebam di bagian kuku kaki dan lengan tangan.

Tidak senang dengan  kondisi anaknya Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Muara Enim.

Usai mendapat laporan tersebut, Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma memerintahkan Kanit I Satreskrim Ipda Achmad Faizal Junaedi dan Kanit IV Satreskrim Aiptu Ely Suyono bersama Team untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku, sehingga pelaku berhasil diamankan di rumah pelaku di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, tanpa melakukan perlawanan, dan selanjutnya ke dua pelaku dibawa ke Polres Muara Enim.


Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma mengatakan bahwa Pasutri ini, dikontrakannya membuka usaha laundry.

Dan korban dititipkan oleh ayahnya untuk tinggal di rumah kontrakan kedua pelaku. Oleh kedua pelaku, kehadiran adik tiri dari Peppy Suryani bisa membantu usaha laundry mereka.

Naasnya, saat melakukan laundry kaos kaki pelanggan hilang sehingga menyulut emosi dan membuat pelaku memukuli korban.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved