Apa Itu QR Code? Kode yang Harus Dipakai saat Membeli Pertalite dan Solar di Aplikasi MyPertamina
Mulai 1 Juli mendatang, para pengendara yang membeli pertalite dan solar di Pertamina, wajib menggunakan QR code yang didapat di aplikasi MyPertamina
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
SRIPOKU.COM - Mulai 1 Juli mendatang, para pengendara yang membeli pertalite dan solar di Pertamina, wajib menggunakan QR code yang didapat dari aplikasi MyPertamina.
Setelah mendaftar lewat aplikasi MyPertamina, pelanggan akan mendapatkan QR code masing-masing.
QR code itulah yang akan digunakan untuk setiap aplikasi lewat Mypertamina.
Lalu apa sebenarnya QR code tersebut?
Baca juga: TERBATAS! Beli BBM Pertalite dan Solar Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina, Begini Cara Bayarnya
QR code adalah singkatan dari quick response code.
Kode ini adalah barcode dua dimensi yang bisa memberikan beragam jenis informasi secara langsung.
Untuk membukanya, dibutuhkan scan atau pemindaian dengan smartphone.
QR code biasanya mampu menyimpan 2089 digit atau 4289 karakter, termasuk tanda baca dan karakter spesial.
Hal ini membuat QR code mampu menampilkan teks pada pengguna, membuka URL, menyimpan kontak ke buku telepon, dan masih banyak lagi.
QR code dinilai lebih praktis dibanding barcode karena mampu menyimpan lebih banyak data.
QR code terdiri dari titik-titik hitam dan spasi putih yang disusun dalam bentuk kotak, dan setiap elemennya memiliki makna tersendiri.
Hal tersebut membuatnya mampu di-scan oleh smartphone dan menampilkan data atau informasi yang dimuatnya.
Fungsi QR code
Dikutip dari Wikipedia, QR Code berfungsi bagaikan hipertaut fisik yang dapat menyimpan alamat dan URL/LSS, nomor telepon, teks dan sms yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, pada tanda-tanda bus, kartu nama ataupun media lainnya.
Atau dengan kata lain sebagai penghubung secara cepat konten daring dan konten luring.