Berita Selebriti
Kisah Nycta Gina dengan Karakter Jeng Kelin yang Populer pada 2010-an, Jadi Sosok yang Berbeda
Saat tampil pada konten VINDES, Senin (6/6/2022), dikatakan ibu dua anak itu peran dan karakter itu sendiri disusun oleh tim kreatif program itu.
Penulis: Muhammad Naufal Falah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM - Bagi penonton era 2010-an, nama Jeng Kelin selalu identik dengan presenter dan penyiar, Nycta Gina.
Penonton ketika itu pasti mengenali sosok perempuan berwig dengan rambut bondol dan riasan tebal ini.
Tak ketinggalan tas tangan yang lebih besar dari tubuh Jeng Kelin yang kecil-imut itu.
Paling ketara, tentu saja, suara cempreng dan lekukan jari yang tak mudah ditiru setiap kali berbicara, serta mata melotot dan mulut maju-mundurnya.
Peran yang sesuai namanya, memang menjengkelkan itu, pada program komedi situasi Prime Time dan New Prime Time TRANS TV pada 2009 hingga 2012 melambungkan namanya.
Makanya, citra komedi tak dapat pernah lepas dari rekan siaran Deddy Mahendra Desta di Desta Gina in the Morning (DGITM) Prambors FM Jakarta dari 2014-2022 ini.
Meski demikian, alter ego lulusan kedokteran Universias Trisaksi ini bukan rekaannya.
Saat tampil pada konten VINDES, Senin (6/6/2022), dikatakan ibu dua anak itu peran dan karakter itu sendiri disusun oleh tim kreatif program itu.
"Kalo namanya sama ceritanya memang dari TRANS (TV), cuman (karakternya bisa dibilang sebenarnya iya sih," ungkap Nycta Gina.
Dalam memainkan peran Jeng Kellin yang berciri khas lipstik berbentuk hati itu, perempuan berdarah campuran Minangkabau-Makassar-Aceh ini menuturkan hanya sepatu yang punya dia sendiri.
Sementara untuk baju bahkan tas besar, semua dari tim produksi.
Malahan tas besar itu diperoleh Nycta Gina saat memerankan Jeng Kellin secara tak sengaja.

"Kalo baju 'kan pada akhirnya dibikinin sama TRANS (TV), sepatunya punya gua sendiri."
"Tasnya waktu itu bener-bener, (diperoleh pada) adegannya, ceritanya mau keluar gitu, kayak adegan mau pergi, enggak punya tas, segala macem."
"Terus gua lagi liat orang wardrobe lagi packing-in baju bekas pake, baju kotor, terus gua ambil aja (tas itu)."