Ratusan Buruh di Sumsel Demo

Anggota DPRD Sumsel Ini Dukung Buruh Dapatkan Haknya 'Terus Kita Kawal'

Mgs Syaiful Fadli, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ikut mendukung apresiasi tersebut.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Odi Aria
Sipoku.com/Bima
Syaiful Fadli Apresiasi Para Buruh Diperjuangkan 

Tak hanya itu, tidak adanya kenaikan gaji buruh tiap tahun serta THR yang tak jelas turut disuarakan.

Barisan Pelopor (Bapor) tak luput dari pantauan Sripoku.com selama aksi ini berlangsung.

"Ada 20 Bapor yang ikut mengawal aksi hari ini," sebut koordinator Bapor.

Sebagai garda terdepan Barisan Pelopor ini memiliki tugas untuk mengawal dan mengamankan serikat buruh selama aksi berlangsung.

Terlihat dilapangan Bapor memiliki tugas terdepan untuk mengawal serikat buruh berhadapan langsung dengan polisi selama aksi ini berlangsung.

Poin Tuntutan Tolak Omnibus Law

Poin dalam tuntutan mereka menolak omnibus law karena merugikan butuh itu sendiri.

"Dengan adanya aturan omnibus law maka banyak dampak kerugian yang didapatkan oleh kita semua.

Salah satunya kita berpeluang menjadi pekerja kontrak seumur hidup," ungkapnya.

Maka bertepatan dengan peringatan hari may day, para buruh yang tergabung dari beberapa aliansi di Sumsel dengan tegas menyampaikan aspirasi untuk menolak omnibus law.

Ia menyebut buruh akan terus meperjuangkan hak-hak buruh.

Orasi tersebut disambut teriakan dari para buruh.

Hingga saat ini demo masih berlangsung.

Dengan adanya demo may day yang berlangsung area sekitar simpang lima DPRD Sumsel juga mengalami kemacetan.

Baca juga: BREAKING NEWS : Ratusan Buruh Demo di Gedung DPRD Sumsel, Tolak Omnibus Law

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved