Tanaman Daun Ekor Naga
TAK Sulit Berikut Ini Cara Mudah dan Hemat Waktu untuk Menanam Daun Ekor Naga Liar di Pot Bunga
Daun ekor naga mulanya hanya tanaman liar di hutan. Sejak beberapa tahun lalu banyak masyarakat yang memanfaatkannya sebagai tanaman hias yang cantik.
Penulis: Jati Purwanti | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Daun ekor naga mulanya hanyalah tanaman liar yang tumbuh di hutan.
Sejak beberapa tahun lalu banyak masyarakat yang memanfaatkan daun ekor naga sebagai tanaman hias.
Cara tanamnya yang mudah dan tak perlu waktu lama, membuat pencinta tanaman hias rela berburu sendiri tanaman ini ke hutan.
Seusai mendapatkannya secara langsung, batang tanaman daun ekor naga pun segera diperbanyak dengan ukuran kecil ke dalam pot.
Namun, sebelum membahas tentang proses pemindahan tanaman daun ekor naga ke dalam pot sebaiknya perlu dipahami mengenai tanaman daun ekor naga.
Karakteristik daun ekor naga
Daun ekor naga berasal dari tanaman yang memiliki nama latin Rhaphidophora pinnata (L. f) Schot.
Tanaman berasal dari Himalaya ini merupakan tumbuhan herba, epifit dengan tumbuhan merambat.
Biasanya melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter.
Tanaman ekor naga memiliki daun yang berwarna hijau, seperti bercabang cabang dan bertoreh serta ujung daunnya meruncing.
Dengan bentuk bulat memanjang. Spatha berbentuk seperti kano, berwarna hijau dan spadic berbentuk silindris.
Daunnya berbentuk hampir mirip dengan ekor naga, maka dari itu tanaman tersebut diberi nama tanaman ekor naga.
Manfaat daun ekor naga
Tak cantik sebagai tanaman hias, daun ekor naga pun dipercaya mempunyai ragam manfaat untuk kesehatan.
Adapun manfaat daun ekor naga yaitu:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Daun-ekor-naga-hijau-banget-dan-segar.jpg)