Ditinggal Lebaran 3 Rumah Dibobol Maling, Laptop dan Tabung Gas Raib
Tiga rumah dan satu toko di lokasi yang berbeda dalam Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu di bobol maling pada Rabu 3 Mei 2022
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM, SEKAYU — Libur lebaran Idul Fitri 1443 H lalu ternyata dimanfaatkan oleh maling untuk melancarkan aksinya.
Dimana, sebanyak tiga rumah dan satu toko di lokasi yang berbeda dalam Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu di bobol maling pada Rabu 3 Mei 2022.
Ketiga rumah tersebut adalah milik Badaruddin warga Dusun II, Dedy warga Dusun II, Eti yang juga warga dusun II serta sebuah toko milik Arma yang berlokasi di dusun II Desa Bandar Jaya.
Hal tersebut diketahui, saat anggota keluarga para korban memeriksa kondisi rumah yang saat itu dalam keadaan kosong atau di tinggal pemiliknya untuk merayakan lebaran Rabu (3/5/2022) sekitar pukul 22.00 WIB setelah di periksa di dapati didalam rumah sudah berantakan, lalu terdapat jendela kamar dan tralis sudah rusak sekaligus terbuka.
Aksi pencurian itu dilakukan oleh pelaku diketahui dengan cara merusak jendela, teralis dan pintu rumah yang menyebabkan beberapa barang berharga di dalam empat rumah tersebut raib.
Dirumah korban atas nama Badarudin misalnya, pencuri melakukan aksinya dengan cara menjebol Jendela Kamar sekaligus Tralis yang menyebabkan 1 Leptop Asus, 2 Leptop Acer raib. dirumah korban atas nama pelaku berhasil menggasak tabung gas Elpiji 10 kilogram.
Selanjutnya di rumah korban atas nama Dedy, aksi pencurian dilakukan dengan cara menjebol pintu dapur dan mengambil 1 unit Leptop Acer dan Printer.
Sementara di toko milik Arma para pelaku tidak berhasil mengambil barang apapun karena tralis toko tidak berhasil di jebol dan hanya mengalami kerusakan.
Mengetahui rumah nya di bobol maling, korban atas nama Dedy langsung Menelpon Petugas Pos Pol Desa Bandar Jaya tetapi tidak bisa dihubungi.
"Saya langsung menelpon pihak Pos Polisi Desa Bandar Jaya untuk melaporkan hal ini tapi tidak bisa di hubungi,"kata Dedy, Jumat (6/5/2022).
Dedy bersama satu korban lainnya yakni Badaruddin Langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kades Bandar Jaya Hosidin.
"Setelah kami langsung berangkat ke Sekayu guna melaporkan ke Polsek Sekayu,"ungkapnya.
Sementata itu, Kapolsek Sekayu AKP Robi Sugara melalui Kanit Reskrim IPDA Rusdi mengungkapkan laporan korban atas kasus pencurian memang belum diterima secara tertulis karena ada beberapa unsur yang belum terpenuhi, salah satunya belum ada surat keterangan/ surat kuasa dari pihak sekolah sehubungan dgn 1 unit laptop adalah milik sekolah.
“Informasinya kita sudah mengetahui, namun belum di keluarkan BAP karena ada beberapa syarat seperti surat dari pihak sekolah terkait laptop korban."
"Oleh karena itu, belum di BAP karena laporan polisi belum diterbitkan karena surat belum lengkap,” ungkapnya.