Ingat Jangan Sering Gonta Ganti BBM di Kendaraan Anda, Ini Dampak Buruk Bagi Mesin

Banyak pemilik kendaraan sering mengabaikan saat mengisi tangki bahan bakar kendaraan dengan gonta ganti bahan bakar minyak.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
HANDOUT/Sripoku.com
Mekanik melakukan perawatan mesin kendaraan untuk persiapan mudik lebaran. 

Ingat Jangan Sering Gonta Ganti BBM di Kendaraan Anda, Ini Dampak Buruk Bagi Mesin

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Banyak pemilik kendaraan sering mengabaikan saat mengisi tangki bahan bakar kendaraan dengan gonta ganti bahan bakar minyak.

Ternyata ada dampak yang kurang baik untuk mesin kendaraan anda saat sering bergonta ganti BBM.

Terlebih lagi saat menempuh perjalanan jauh mengisi bahan bakar tertentu membuat pengendara tak punya pilihan mesti mengisi BBM yang lain dari biasanya.

Service Head JD Toyota, Ragil Kuncoro mengatakan, gonta ganti bahan bakar bisa menyebabkan mesin nglitik, apabila dari pertamax didowngrade ke pertalite maka akan berpengaruh terhadap kinerja mesin.

"Menjawab pertanyaan apa dampaknya sering gonta ganti BBM. Jawabannya akan berdampak kurang baik pada sistem bahan bakar, kinerja mesin kurang baik, dapat menyebabkan stationer/langsam/putaran rendah tidak stabil,dapat (menyebabkan penumpukan karbon) bila bbm dengan nilai oktan rendah," ungkap Ragil kepada Sripoku.com, Kamis (28/4/2022).

Tri Yuswidjajanto, Dosen Teknik Mesin ITB juga pernah mengatakan bahwa mengoplos bensin Premium dan Pertamax untuk mendapatkan RON 90
”sama juga bohong”.

”Karena aditif pada Pertamax bakal tidak efektif. Sama saja beli Premium. Katupnya cepat kotor yang mengganggu aliran campuran bahan bakar dan udara yang masuk, alhasil powernya turun. Lalu kerak juga banyak, kompresi makin naik sehingga bikin ngelitik,” kata Yus.

Kebiasaan lain orang untuk mengoplos adalah mengisi Premium, lalu selanjutnya Pertamax, begitu seterusnya secara bergantian.

Soal ini, Yus juga tidak menyarankan. Sebab, efek membersihkan dari Pertamax akan kembali ”dikotori” lagi dengan bahan bakar yang tak beraditif.

”Memang ada efek clean up, tapi tidak bisa mengikis semua. Ibarat gelas dipakai teh, lama-lama warnanya cokelat dan susah dihilangkan. Yang ada malah semakin tebal meski dibersihkan,” ucap Yus.

Pemakaian Pertalite yang sudah punya angka RON 90 justru lebih disarankan, karena tidak cuma efek clean up, tetapi juga ada efek keep clean yang mempertahankan kotoran tak tumbuh lagi dari aktivitas mengoplos.

Ragil Kuncoro juga memberikan tips persiapan mudik untuk kendaraan (motor) yakni utamakan kesiapan dan memastikan kendaraan tetap prima dengan melakukan service rutin menyesuaikan jadwal berkala service ganti oli serta sistem keseluruhan yang ada di kendaraan, seperti :
sistem starter, sistem bbm, sistem pengisian, sistem penggerak, dan yang terpenting sistem pengereman.

"Hal tersebut kita bisa ketahui baik atau tidak nya kondisi kendaraan,dan kita bisa menanyakan ke bengkel resmi/bengkel rekomendasi terdekat," kata Ragil.


Hal hal yang harus diperhatikan,
1. Cek kondisi oli mesin
2. Cek kondisi ban
3. Cek kondisi rantai motor
4. Cek kondisi saringan udara, saringan bahan bakar & busi
5. Cek kondisi baterai
6. Cek kondisi sistem pendingin mesin. (Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved