Masak di Pantry Kantor Jadi Makin Simpel dengan Kompor Induksi

Pola hidup ibu-ibu pekerja sangat memerlukan teknologi agar dapat tetap menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan dan mengatur urusan rumah dengan baik.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas PLN
Tampak Nurbani, ibu rumah tangga (IRT) menggunakan kompor induksi pun jauh lebih aman sebab tidak ada risiko kebocoran gas yang dapat menjadi pemicu kebakaran, sehingga lebih nyaman. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pola hidup ibu-ibu pekerja sangat memerlukan teknologi agar dapat tetap menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan dan mengatur urusan rumah dengan baik.

Bekerja dan menyiapkan bekal makanan membutuhkan waktu yang mengharuskan para ibu bangun lebih pagi.

Bahkan, tak jarang sarapan menjadi hal yang terlupakan.

Jikapun membawa bekal, kadang sudah keburu dingin sebelum disantap.

Namun, dengan adanya kompor induksi, hal itu kini tak lagi menjadi masalah.

Diungkapkan oleh Nurbani, salah seorang Ibu Pekerja mengatakan, adanya kompor induksi sangat membantu hari-harinya.

“Di pantry kantor sekarang ada kompor induksi yang disediakan untuk keperluan pegawai. Kalo ada yang bawa oleh-oleh dari luar kota, buat makan bersama makanannya kita panasin disini pakai kompor induksi saat jam istirahat. Atau sarapan yang keburu anyep, dingin tetep bisa disantap saat makan siang, kita bisa panasin dulu di pantry pakai kompor induksi,” ujarnya.

Kompor induksi menawarkan berbagai keunggulan, diantaranya tidak memancarkan api secara langsung, mudah digunakan, tidak menimbulkan asap atau emisi dari pembakaran gas, elegan, mudah dibersihkan, serta pemanasan yang konsisten dan cepat merata.

Hal ini menjadi keuntungan penggunaan kompor induksi.

“Masak di pantry kantor jadi lebih aman dan simpel pakai kompor induksi. Gak berasap, gak ada api, mateng nya juga cepet, jadi hemat waktu,” tambah Nurbani.

Menggunakan kompor induksi pun jauh lebih aman sebab tidak ada risiko kebocoran gas yang dapat menjadi pemicu kebakaran, sehingga lebih nyaman.

“Kompor induksi lebih nyaman, solusi bagi ibu-ibu pekerja,” tutup Nurbani.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved