Ade Armando Jadi 'Mangsa' Pendemo, Denny Siregar dan Eko Kuntadhi Bereaksi : Ngak Punya Otak

Kejadian Ade Armando, akademisi dan pegiat media sosial yang dipukuli massa tak dikenal hingga nyaris ditelajangi jadi sorotan di media sosial.

Tayang:
Penulis: Muhammad Naufal Falah | Editor: Yandi Triansyah
Twitter/mazzini_gsp
Detik-detik sebelum Ade Armando dihajar massa tak dikenal hingga nyaris ditelanjangi 

Sementara hampir bersamaan, Eko Kuntadhi ikut berkomentar terhadap apa yang menimpa Ade Armando.

Sama seperti Denny Siregar dan Ade Armando, Eko Kuntadhi juga menolak gagasan amandemen masa jabatan ketiga bagi Presiden.

"Setahu saya bang Ade Armando adalah orang yang paling keras menolak ide perpanjangan atau 3 periode. Suaranya disampaikan dengan tegas.

Saya dan @Dennysiregar7 juga berpandangan sama. Menolak keras ide tersebut.

Makanya mungkin bang Ade santai saja ketika meliput demonstran," katanya melalui @_ekokuntadhi.

Dia pun menyebut orang-orang yang mengeroyok Ade Armando memang sengaja merusuh dengan menghajar sang sahabat.

"Tapi bang Ade lupa. Di lapangan bukan orang yang punya otak yang ngumpul. Mereka cuma punya kebencian dan keberngasan.

Mareka menganiaya Ade Armando dengan bengis. Bermaksud mempermalukannya.

Sebab mrka bukan demo utk aspirasi. Mereka mau mencari kerusuhan," sambung Eko Kuntadhi.

Tak ketinggalan, pengamat politik Yunarto Wijaya juga berkomentar, tetapi dengan nada sinis.

Dia menyebut gerakan demonstrasi yang berlandasan moral itu sudah kehilangan legitimasinya gara-gara pengeroyokan Ade Armando.

"Kelakuan ngeroyok orang, terus masih mau klaim ini demo berbasis gerakan moral???" kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter-nya.

Kronologi kejadian

Adapun mengutip dari Tribunnews.com, pegiat Media Sosial sekaligus akademisi Universitas Indonesia  (UI) Ade Armando menjadi korban luka-luka dalam kericuhan pengunjuk rasa  di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).

Dalam sebuah video yang diterima, Ade mengalami kejadian mengenaskan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved