Berita Selebriti

Digedor Emak-emak Minta Bayarin Utang, Baim Wong Meradang Bawa ke Kantor Polisi: Pusing!

Menjadi salah satu Youtuber yang sering membuat konten berbagi, membuat Baim Wong menjadi langganan didatangi oleh orang-orang yang ngemis

Tayang:
Penulis: Rahmaliyah | Editor: pairat

SRIPOKU.COM -- Menjadi salah satu Youtuber yang sering membuat konten berbagi, membuat Baim Wong menjadi langganan didatangi oleh orang-orang yang ngemis meminta bantuan.

Terutama, ibu-ibu yang membawa anak sambil menangis keras di depan rumah maupun kantor Baim Wong.

Meski acap kali tak digubris oleh Baim Wong, namun kali ini seorang ibu yang membawa dua orang anak memaksa Baim Wong untuk membayari utang-utangnya.

Dengan sedikit memaksa ditambah dengan drama tangisan, ibu-ibu yang mengaku berasal dari Magelang ini sengaja mendatangi Baim Wong untuk meminta bantuan.

Baim Wong pun mulai curiga saat mendengar cerita ibu-ibu tersebut.

Pasalnya, saat bercerita Baim Wong dibuat bingung dengan runut cerita wanita yang berasal dari Magelang dengan menaiki bus menuju ke Terminal Pulo Gadung.

"Ini ceritanya udah beda, tadi bilang ketemu teman di Pulo Gadung. Terus bilang langsung kesini dari Magelang," katanya.

Baim kemudian mempertanyakan alasan wanita itu mendatangi dirinya.

Terungkap bila wanita tersebut memiliki utang dengan mertuanya. Bila tak dilunasi maka dirinya akan diancam diceraikan.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Baim pun bingung karena dirinya tak bisa menghentikan seorang bila ingin bercerai.

Alih-alih minta dikasihani, Baim Wong secara tegas tak bisa membayari utang yang dimiliki ibu tersebut.

Ia pun menawari wanita tersebut untuk diantarkan ke pihak kepolisian agar urusan tersebut bisa diselesaikan dengan cara yang berbeda.

"Saya gak tega kalau ada anak-anak kek gini, tapi saya apa adanya. Saya gak bisa bantu bayarin utang," katanya.

Sesampainya di Kantor Polisi, ibu-ibu diminta untuk pulang kampung. Sebab, menurut pihak kepolisian menyebut kasus serupa sudah sering terjadi

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved