Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

Hakim Ingin Tatap Alex Noerdin Secara Langsung, Sidang Masjid Raya Sriwijaya Hari Ini Ditunda

Majelis hakim menunda sidang dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya hari ini. Salah satu saksi diminta hadir langsung.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Chairul Nisyah
Suasana sidang virtual atas terdakwa Alex Noerdin di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Kamis (3/2/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang dugaan korupsi Masjid Raya Sriwajaya, atas terdakwa Ahmad Najib, Loka Sangganegara, Agustinus Antoni, dan Lonma PL Tobing, yang dijadwalkan Senin (21/3/2022) hari ini ditunda.

Hal tersebut dikarenakan ketua mejelis hakim Yoserizal SH MH meminta agar JPU Kejati Sumsel, untuk menghadirkan langsung saksi-saksi yang dijadwalkan hari ini, ke muka persidangan.

Adapun saksi yang diminta untuk hadir langsung dalam persidangan yakni, Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Muddai Madang, Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto.

Keenam saksi tersebut, diketahui juga terlibat dalam kasus yang sama, yang diantaranya sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

Dikatakan oleh hakim ketua, para saksi diminta hadir langsung ke dalam sidang dikarenakan saksi ada keterlibatannya langsung dalam perkara Masjid Sriwijaya, maka keterangan saksi sangat penting untuk didengarkan.

"Penuntut umum, mengingat para saksi ini ada kaitannya langsung dalam perkara ini maka harap dihadirkan secara langsung (Offline) dalam persidangan karena keterangan para saksi tersebut sangat penting," ujar hakim dalam sidang, Senin (21/3/2022).

Keenam saksi diminta hadir dalam sidang Senin (28/3/2022) mendatang.

"Dengan demikian sidang hari ini kita tunda," jelas ketua majelis hakim sembari menutup sidang.

Ditemui diluar ruang sidang, tim Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumsel mengatakan, pihaknya akan menjalankan penetapan dari majelis hakim yang meminta agar para saksi dihadirkan secara offline.

"Tadikan sama-sama kita dengar, majelis hakim meminta para saksi agar dihadirkan secara langsung, mengingat saksi-saksi tersebut adalah saksi mahkota.

Jadi, Senin depan akan kita hadirkan secara offline dipersidangan," ujar tim JPU Azwar SH MH.

Azwar menjelaskan, untuk empat terdakwa tetap menjalani sidang secara online.

"Hanya saksi yang dihadirkan secara offline, namun untuk empat terdakwa tetap menjalani sidang sicara virtual dan kami akan melakukan pengamanan di PN Palembang sesuai SOP," tegasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved