3 Jam Lambaikan Tangan, Pekerja Ini Lolos dari Serangan KKB, tapi 8 Rekannya Temui Ajal
saksi meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3. Kemudian pukul 16.00 WIT
SRIPOKU.COM - Salah seorang pekerja Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel lolos serangan maut KKB, Rabu (3/3/2022).
Namun 8 rekannya meregang nyawa akibat kejadian tersebut.
Korban selamat bernama NS. Ia pun meminta bantuan penyelamatan di Tower BTS 3.
NS melambaikan tangan ke arah CCTV sekira pukul 13.00 WIT.
Namun baru pukul 16.00 WIT baru termonitor CCTV di Pusat PTT di Jakarta.
"Hal tersebut terlihat melalui rekaman CCTV Tower PTT bahwa salah seorang Karyawan PTT yang selamat bernama NS dan meminta bantuan penyelamatan di Tower BTS 3," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, Kamis (3/3/2022).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan bahwa PT Palapa Timur Telematika (PTT) telah mengevakuasi para pekerjanya yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Pihak Perusahaan PT Palapa Timur Telematika (PTT) sudah mengevakuasi karyawan yang berada di BTS 4. Sedangkan untuk di BTS 3 belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca," ujar Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui keterangan tertulis, Kamis (3/3/2022).
Kamal menjelaskan bahwa NS tak melihat secara langsung saat rekan-rekannya ditembak lantaran saat penyerangan oleh KKB dia tidak berada di lokasi.
Saat kembali dia melihat rekan-rekannya sudah meninggal dunia.
• Sehari Usai 8 Karyawan PTT Tewas, KKB Berondong Tembakan ke TNI, Seorang Anggota Raider Cedera
"Melihat rekan-rekannya sudah tidak bernyawa, sekira pukul 13.00 WIT saksi meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3. Kemudian pukul 16.00 WIT baru termonitor di CCTV Pusat PTT di Jakarta," kata Kamal.
Polisi juga belum bisa memastikan, KKB yang melakukan penyerangan berasal dari kelompok mana karena lokasi kejadian merupakan kawasan perbatasan antara Kabupaten Puncak dengan Intan Jaya.
Aksi KKB ternyata tak berhenti sampai di situ.
Kamis (3/3/2022) sekitar pukul 12.45 WIT, KKB menembaki 12 personel Pos Koramil Dambet yang sedang melaksanakan patroli sekaligus memperbaiki saluran air dengan jarak dari Pos Koramil sekitar 50 meter.
Akibatnya, satu personel TNI atas nama Pratu Herianto mengalami luka terkena tembakan pada bagian leher bawah telinga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lambaikan-tangan.jpg)