Percuma Ada Juara Grup & Runner up, PSSI Drawing Ulang Babak 16 Besar, Peluang PS Palembang?

"Yang saya tahu waktu perkiraan awal itu tanggal 6-13 Maret 2022 untuk 16 besar. Tetapi saya baru dengar juga hari ini akan ada drawing 16 besar.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Abdul Hafiz
Head coach Jarot didampingi coach Mahyadi Panggabean membeberkan persiapan PS Palembang yang akan menghadapi babak 16 Besar Putaran Nasional Liga 3 Indonesia 2021/2022 ditemui saat memulai latihan di Lapangan Stadion Kamboja Palembang, Sabtu (26/2/2022) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz


SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Head coach  tim PS Palembang Jarot mengaku bingung mendengar kabar PSSI bakal kembali mengundi tim yang akan bertanding pada drawing tim yang akan berlaga pada babak 16 besar Putaran Nasional Liga 3 Indonesia 2021/2022 yang kabarnya dilaksanakan, Sabtu (26/2/2022)

"Yang saya tahu waktu perkiraan awal itu tanggal 6-13 Maret 2022 untuk 16 besar. Tetapi saya baru dengar juga hari ini akan ada drawing 16 besar. Saya gak tahu drawing ini akan dikuncang lagi oleh PSSI. Saya bingung buat apa ada juara grup dan runner-up masih dikuncang lagi. Itu masalahnya," ungkap Head coach Jarot didampingi coach Mahyadi Panggabean membeberkan persiapan PS Palembang yang akan menghadapi babak 16 Besar Putaran Nasional Liga 3 Indonesia 2021/2022 ditemui saat memulai latihan di Lapangan Stadion Kamboja Palembang, Sabtu (26/2/2022). 

PS Palembang berhasil memastikan melaju ke babak 16 Besar Putaran Nasional Liga 3 Indonesia 2021/2022 setelah berhasil mengalahkan Persipa PATI dengan skor 1-0 di Stadion Kebundalem, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (23/2/2022), sekaligus menjuarai grup T. 

"Untuk masalah kenapa kita pulang lagi ke homebase kita di Palembang karena mengetahui kita akan lolos 16 besar, kita gak tahu tanggal PSSI menghelatkan kapan lagi untuk babak 16 besar. Jadi di sini manajemen telah menentukan sikap harus kembali ke Palembang, jadi kita persiapannya di Palembang untuk saat ini," kata Jarot yang juga Direktur Pengembangan dan Pembinaan PS Palembang. 

Legend pemain Gelandang Sriwijaya FC asli lokal yang pertama (tahun 2005-2006) tak ingin membanding-bandingkan kekuatan tim lawan yang akan dihadapi di babak 16 besar nanti. 

"Kalau bicara lawan berat gak usah dulu bicara 16 besar dulu. Dari 64 besar saja semua tim yang lolos ke nasional, itu tim kualitas semua. Di babak 32 besar juga. Semakin berkualitas, apalagi 16 besar," kata pelatih berkepala plontos yang nengantongi lisenci B.

Hanya saja, pelatih kelahiran Palembang 14 Februari 1981 yang mengenyam pendidikan formalnya S1 FE Unpal, dan SMAN 13 Palembang ini menyebut kalau melihat di sini banyak sekali tim-tim yang tua. PSDS, Deltras Sidoarjo, Persikota. Tim-tim yang lama dan punya pemain yang kualitas juga dan persiapan yang cukup lama.
 

"Kalau kita perhatikan pertandingan kita dengan PATI kemarin saya lihat lawan kita juga 80 persen mereka pemain inti semua. Kalau bicara mereka tidak serius sama kitakita, tapka pengen jadi juara grup. Kalau juara grup dapat di 16 besar nanti mungkin dapat tim-tim sedikit lemah," ujar Jarot yang berhasil menyandang gelar Sarjana Ekonomi di FE Unpal.

Mantan skuat tim PON Sumsel 2004 juga mengakui sedikit beban waktu masuk 32 besar sampai masuk 16 besar. 

"Semakin hari kok semakin beban kita. Anak-anak di lapangan semakin progres. Insya Allah mohon doanya," ujar Jarot yang pernah menjadin Asisten Pelatih Persija U21.

Sederet pengalaman yang didapat Jarot. Antara lain menjadi Pelatih Persimura Liga 3, Pelatih Persimura Piala Indonesia, Asisten Pelatih SFC U19, Pelatih BSB Liga 3 dan U20, Jarot yang pada tahun 2007-2012 memperkuat Persikabo, 2013 memperkuat Persija, dan terakhir 2015 memperkuat Deltras.


"Kalau untuk penambahan amunisi pemain baru sudah tidak ada lagi ya. Regulasi sudah ditetapkan oleh PSSI bahwa 64 besar itu batas terakhir penambahan amunisi pemain. Alhamdulillah sampai 64 besar, Insya Allah sampai 8 besar Insya Allah kita tidak ada penambahan pemain," katanya. 

Selama TC di Palembang jelang menunggu kepastian bakal digulirkannya babak 16 besar Liga 3, Jarot mengaku lebih banyak memberikan latihan memperbaiki ball feeling, strategi dan taktik. 

"Karena kita persiapannya tinggal satu minggu lagi cuma ke ball feeling, strategi dan taktik yang kita perbaiki," ujar Jarot. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved