'Enggak Berani Keluar' Warga Wadas 'Sembunyi' di Rumah, Banyak Polisi Senjata Lengkap Berjaga

Masih banyak polisi dan tentara di sini, mereka berjaga, senjata lengkap. Ada Brimob juga, pakai tameng-tameng.

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
(Dok Polres Purworejo)
Unjuk rasa penolakan pembangunan Bendungan Bener di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (24/4/2021).(Dok Polres Purworejo) 

SRIPOKU.COM - Warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah tak berani keluar rumah.

Mereka memilih 'bersembunyi' di dalam rumah karena ratusan aparat keamankan masih berjaga di desa mereka.

Warga masih ketakutan pasca kejadian kericuhan kemarin.

Apalagi saat ini masih banyak petugas yang berada di lokasi dengan menggunakan senjata lengkap.

Hal ini diungkapkan salah seorang warga bernama Siswanto.

Menurut dia, warga tidak ada yang berani keluar.

Aparat gabungan tersebut, berdasarkan informasi masih akan berjaga di lokasi selama proses pengukuran tanah mulai 8-10 Februari 2022.

"Masih banyak polisi dan tentara di sini, mereka berjaga, senjata lengkap. Ada Brimob juga, pakai tameng-tameng. Warga enggak berani keluar rumah," ujarnya, Selasa malam.

Tuanku Ya Rakyat Ganjar Disentil Anak Buah AHY : Tuanmu Sedang Menunggumu di Wadas

Siswanto juga membantah pernyataan polisi yang menyebut warga membawa senjata tajam.

Menurut dia, peralatan itu merupakan alat milik warga yang biasa dipakai untuk bertani di ladang dan membuat kerajinan bambu.

"Kami biasa bekerja di ladang memakai alat-alat itu, seperti arit, bendo, pisau dan sebagainya. Saat ratusan polisi merangsek ke Wadas, ada warga yang sedang mengayam besek (kerajinan bambu) pakai pisau. Langsung dibawa polisi," kata Siswanto (30), warga Desa Wadas kepada Kompas.com melalui telepon, Selasa (8/2/2022) malam.

Menurutnya, bukan 23 warga yang ditangkap aparat, tapi jumlahnya mencapai 60 orang yang saat ini masih berada di kantor Polsek Bener.

Keterangan Polda Jateng

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, kehadiran petugas itu untuk mendampingi Tim BPN dalam rangka pengukuran lahan pembangunan proyek Bendungan Bener.

Luas tanah yang akan dibebaskan saat ini luasnya mencapai 124 hektar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved