Covid 19 Kembali Naik

ANIES Baswedan dan Jokowi Beda Pendapat,Capres 2024 Santai Diminta Presiden Stop PTM: "Belum Parah"

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespon desakan Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM)

Tayang:
Editor: Wiedarto
Nur Indah Audina/TribunJakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespon desakan Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah kasus Covid-19 yang terus meroket.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta masyarakat tidak panik dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

 

“Jadi ini situasi di mana kita harus tenang, kita harus tenang. Kita harus sadar bahwa Omicron ini meningkat, kita harus hati-hati,” ucapnya di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/2/2022).

Orang nomor satu di DKI ini mengakui bahwa penularan Covid-19 di ibu kota memang terus meningkat sepekan terakhir.

Walau demikian, ia memastikan kondisinya tidak separah saat gelombang kedua Covid-19 melanda Jakarta pada pertengahan 2021 lalu.

“Iya kita haru hati-hati, tapi di sisi lain tingkat keparahannya itu tidak seperti enam bulan lalu,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala Covid-19, Anies meminta mereka untuk meminimalisir interaksi dan segera melakukan isolasi.

“Jadi yang kita sama-sama harus sadari adalah bila mengalami gejala ringan atau tanpa gejala maka isolasi, disiplin supaya tidak menularkan kepada yang lain,” ujarnya.

Koordinasi dengan pemerintah pusat pun terus dilakukan Pemprov DKI dalam memantau kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota.

“Terkait kebijakan-kebijakan lain, kami akan monitoring, evaluasi bersama dengan pemerintah pusat,” kata Anies.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo meminta adanya evaluasi atas pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Hal itu disampaikannya saat membuka rapat terbatas evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara virtual dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (31/1/2022), sebagaimana dilansir di laman resmi setkab.go.id, Selasa (1/2/2022).

"Saya juga minta adanya evaluasi untuk pembelajaran tatap muka, utamanya di Jawa Barat, di DKI Jakarta, dan di Banten," ujar Jokowi.

Dia pun mengungkapkan, saat ini persentase kasus aktif Covid-19 mengalami kenaikan 910 persen dari sebelumnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved