BNNP Sumsel Amankan 15 Kg Sabu & Tangkap 3 Kurir di Exit Tol Km 240 Simpang Pematang Mesuji Lampung

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol DJoko Prihadi mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan yakni Afdal (32), Hendri Khaidir (50) dan Eriyanto (49).

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kepala BNNP Sumsel Brijenpol Joko Prihadi menggelar perkara tersangka kurir sabu 15 kg dan barang bukti di Kantor BNNP Sumsel, Senin (31/1/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel bersama Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mesuji Lampung melakukan penangkapan terhadap tiga orang kaki tangan seorang bandar besar asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau yang dilakukan, Sabtu (29/1/2022) di exit tol Km 240 Simpang Pematang Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol DJoko Prihadi mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan yakni Afdal (32), Hendri Khaidir (50) dan Eriyanto (49).

"Dari tangan pelaku kita amankan narkotika jenis sabu seberat 15 Kilogram (Kg) kemasan teh Cina dan kendaraan mobil jenis Avanza," ungkap Kepala BNNP Sumsel Brijenpol Joko Prihadi di Kantor BNNP Sumsel, Senin (31/1/2022), saat menggelar perkara tersangka dan barang bukti.

Dikatakan, bahwa ini merupakan pengembangan dari kasus satu tahun lalu.

"Mereka ini juga termasuk kelompok Mesuji, Kabupaten OKI dan mereka juga termasuk jaringan yang berhasil kita ungkap pada bulan Maret 2021 lalu," katanya.

Dari keterangan para tersangka, berangkat dari Pekanbaru dan akan mengedarkan barang haram ini ke Mesuji, Kabupaten OKI melalui jalan darat.

"Kita akan melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya dan akan kita lakukan pengembangan lagi agar bisa membasmi ke akarnya," ungkapnya.

Sebelum melakukan penangkapan terhadap ketiganya pihaknya telah melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap ketiganya sehingga terjadilah penangkapan terhadap ketiganya di exit tol Km 240 Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Sabtu (29/1/2022).

Ketiga pelaku merupakan warga Padang dan pihaknya akan mendalami peranan masing-masing pelaku tersebut yang merupakan kaki tangan bandar besar di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Untuk barang bukti sabu sendiri berasal dari luar negeri.

"Kita masih melakukan pengembangan terkait kasus ini, kita berkomitmen untuk terus memerangi narkoba," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved