Uang Palsu Beredar di Ogan Ilir, Kasir Minimarket dan Pemilik Warung Sudah Jadi Korban

Di grup media sosial tersebut, seorang pegawai minimarket menyebut ada konsumen yang membayar barang belanjaan dengan uang palsu. 

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Foot di grup WhatsApp soal uang palsu di Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Uang palsu beredar di Ogan Ilir. Sejumlah warga Tanjung Batu sudah menjadi korbannya.

Informasi ini semula beredar melalui grup WhatsApp konsumen di sebuah minimarket di Tanjung Batu.

Di grup media sosial tersebut, seorang pegawai minimarket menyebut ada konsumen yang membayar barang belanjaan dengan uang palsu. 

"Khusus yang di Tanjung Batu, untuk lebih berhati-hati sebab di toko Alfamart Tanjung Batu telah kedapatan konsumen yang menggunakan uang palsu untuk pembayaran ******.

Dan kasir kami menjadi korbannya. Sekian terima kasih," ucap seorang pegawai minimarket tersebut.

Selain pesan, informan juga menyertakan gambar uang pecahan Rp 100 ribu. 

Pesan ini pun ditanggapi oleh salah seorang anggota grup WhatsApp yang juga mengaku pernah menerima uang palsu saat transaksi jual-beli. 

"Saya juga pernah terima uang palsu waktu ada orang belanja di warung saya," ujar informan lainnya. 

Pihak kepolisian yang menerima laporan peredaran uang palsu, berjanji akan menindaklanjutinya. 

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo, akan memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki hal tersebut. 

"Ada uang palsu beredar? Nanti kita tindaklanjuti lewat Reserse," kata Yusantiyo saat ditemui di sebuah acara di kampus Unsri Indralaya, Selasa (25/1/2022). 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved