Berita Religi

'Bohong Besar' Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah Soal Ruh Gentayangan & Menjadi Arwah Penasaran

Tidak sedikit yang menganggap jika arwah penasaran itu ada. Padahal itu semua berasal dari setan yang menganggu dan menakut-nakuti manusia.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Tanah kuburan 

Sehingga mengenai anggapan adanya arwah gentayangan merupakan hal yang salah.

Hal ini berdasarkan keterangan yang shahih menyebutkan bahwa orang yang selama hidup lebih banyak berbuat dosa maka mendapat siksa kubur.

Sedangkan orang yang shalih mendapatkan nikmat kubur jika telah meninggal dunia.

Lalu bagaimana mungkin mereka bergentayangan seperti menggangu manusia, menakuti atau lainnya?

Andaikan orang yang sudah mati diberi kesempatan untuk kembali ke dunia, bukan bergentayangan apalagi mencari harta sebagaimana firman Allah Subhanahuwata'ala,

“Hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh (pembatas) sampai hari mereka dibangkitkan." (QS. Al Mukminun: 99-100)

Ayat di atas memberitakan bahwa orang yang sudah mati mustahil bisa kembali ke dunia.

Mereka terkurung dalam penjara azab kubur sampai datangnya hari kiamat.

Orang yang sudah meninggal dunia, maka ruhnya berada dalam genggaman Allah di alam barzah.

Tidak ada satupun kekuasaan manusia yang bisa melewati alam barzah dan kembali ke dunia.

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan jiwa yqang belum mati di waktu tidurnya. Maka dia menahan jiwa (orang) yang telah dia tetapkan kematiannya dan dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kamu yang berfikir." (QS. Az-Zumar: 42)

Maka jelaslah tidak ada arwah yang gentayangan seperti apa yang selama ini diyakini oleh sebagian masyarakat.

Sebab itu hanyalah tipu daya setan dari bangsa jin .

Jadi setanlah yang telah menyamar sebagai orang yang telah meninggal dunia.

Seperti yang dilihat oleh orang yang telah tertipu.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved