Berita Palembang

Jokowi Batal Hapus BBM Pertalite, Warga Palembang Sumringah 'Kalau Pertamax Mahal'

Kalau Pertamax isi Rp 15 Ribu hanya sebentar saja akan habis, karena memang harganya mahal

Tayang:
Penulis: Oki Pramadani | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Oki Pramadani
Antrean Pertalite mengular di SPBU Pahlawan Palembang, Selasa (4/1/2022). 

“Alhamdulillah kalau memang batal,” ungkapnya.

“Kalau Pertamax itu mahal, agak susah kalau mau beli Pertamax,” tambahnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengumumkan pembatalan Premium dan Pertalite.

Dengan dibatalkannya dua jenis BBM dihapus, artinya pada tahun 2022 Premium dan Pertalite masih beredar dipasaran.

Pembatalan kedua jenis Premium dan Pertalite secara tertulis disahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Desember 2021 yang lalu.

Seperti diketahui, premium, bahan bakar minyak (BBM) Pertalite produk dari Pertamina batal dihapus dari pasaran di tahun 2022.


Hal itu setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar pada 31 Desember 2021.

Disebutkan dari salinan Perpres Nomor 117 yang telah diunggah resmi di laman Sekretariat Negara, Minggu (2/12/2022), terdapat poin penegasan bahwa BBM jenis Premium dengan Research Octane Number (RON) 88 masih dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia.


Awalnya, sebelum diubah, pemerintah menetapkan bahan Premium dapat didistribusikan di seluruh wilayah Indonesia, kecuali di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.


Namun, kini pemerintah memastikan bahwa distribusi Premium masih bisa dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tanpa terkecuali.


Wacana penghapusan Premium dan Pertalite Sebelumnya pemerintah berencana menghapus BBM jenis Premium dan Pertalite mulai 2022.

Alasannya karena Premium dan Pertalite memiliki nilai oktan atau RON di bawah 91 yang dinilai kurang ramah lingkungan.


Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih mengatakan, BBM yang ramah lingkungan adalah memiliki RON di atas 91 seperti Pertamax dan Pertamax Turbo.


"Kita memasuki masa transisi di mana Premium (RON 88) akan digantikan dengan Pertalite (RON 90), sebelum akhirnya kita akan menggunakan BBM yang ramah lingkungan," ujar Soerjaningsih dalam Focus Group Discussion pada 20 Desember 2021.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved