Wistawan Membludak di Pagaralam, Kawasan Gunung Dempo Sempat Ditutup Polisi Karena Antrian Panjang

Hampir semua objek wisata di Pagaralam dipenuhi pengunjung, baik dari Pagaralam sendiri maupun dari luar kota. Bahkan, kawasan Gunung Dempo ditutup.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Tampak antrian kendaraan yang maceti jalan kawasan Gunung Dempo Kota Pagaralam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Hampir semua objek wisata di Pagaralam dipenuhi pengunjung, baik dari Pagaralam sendiri maupun dari luar kota.

Bahkan, kawasan Gunung Dempo sempat ditutup pihak Polres Pagaralam karena terjadi macet panjang.

Zamhari, pemilik objek wisata Green Paradise mengatakan, jika tahun ini jumlah wisatawan sudah mulai normal.

Setelah hampir dua tahun wisatawan yang datang ke Pagaralam sepi.

"Sudah mulai ramai untuk tahun ini, namun memang belum seramai saat sebelum Covid-19 dulu. Namun setidaknya sudah lumayan ramai," ujarnya.

Pihaknya pengelola objek wisata juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi wisatawan yang akan masuk.

"Kita tetap menekankan pengunjung untuk menggunakan masker. Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah," katanya.

Herian (36) salah satu pengunjung objek wisata Gunung Dempo mengatakan, dirinya bersama keluarga terjebak di jalur Objek wisata Gunung Dempo kemarin.

Pasalnya jumlah pengunjung yang banyak akibatnya kendaraan menjadi macet.

"Macet parah pak, kami bahkan tidak bisa sampai ke Tugu Rimau karena antrean kendaraan dijalur sudah menumpuk.

Bahkan kabarnya jalur ke Gunung Dempo sempat ditutup agar tidak terus terjadi penumpukan kendaraan," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved