Berita Lahat

Sempat Terbengkalai & Digenangi Air, Underpass Lahat yang Dibangun Rp 20 M Bakal Difungsikan Kembali

Underpass tersebut sempat bisa difungsikan tahun 2019 lalu, namun kembali tergenang lantaran dibawah tanah terdapat aliran air berupa galian sumur.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Ehdi Amin
Setelah dilakukan penyedotan kondisi Underpass di Lahat kering dan tidak ada genangan air lagi, Jumat (17/12/2021). 

SRIPOKU.COM, LAHAT --Bertahun tahun tergenang air hingga kedalaman lima meter Underpass di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat akhirnya kini kering dan bakal bisa difungsikan kembali.

Hal ini tidak lepas atas bantuan salah satu pihak perusahaan tambang di Lahat, yang melakukan penyedotan.


Underpass Lahat sendiri memiliki panjang 170 meter. Sedangkan genangan air sendiri persis dibawah jalur rel kereta api.

Underpass tersebut sempat bisa difungsikan tahun 2019 lalu, namun kembali tergenang lantaran dibawah tanah terdapat aliran air berupa galian sumur.

Bupati Lahat, Cik Ujang SH melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, Drs H Sutoko Msi disampaikan Kabid Lalu Lintas Mukhlis Zm menuturkan bahwa permasalahan ini sudah ditanggapi oleh pihak balai perkeretaapiaan.


Bahkan bekerjasama dengan salah satu pihak perusahaan tambang di Lahat.


"Ya ada bantuan dari perusahaan melalui program CSR nya," ujarnya Mukhlis via telepon seluler, Jumat (17/12/2021).

Menurutnya, penyedot air sudah selesai dilakukan, sementara untuk perbaikan aliran air sedang proses agar tidak tergenang lagi.


"Sudah diperbaiki, karena dilihat dari aliran air sudah mengalir," ungkapnya.

Dikatakannya, untuk pengaktifan akses jalan lintas ini masih belum dilakukan, lantaran saat ini masih dalam proses dan tahap pembersihan di area lokasi.


Begitu juga dengan rambu-rambu peringatan disekitar lokasi masih tampak terpasang agar pengendara mengatahui akses tersebut belum bisa dilintasi.
"Belum diaktifkan, karena dirapatkan dulu," jelasnya.

Terpisah, Dirga (35) warga setempat menilai perbaikan akses Underpass sangat dinanti nantinya oleh warga, salah satunya bermanfaat untuk perekonomian masyarakat Desa Ulak Lebar dan Manggul.


"Nantinya kalau aktif jalan ini, rencana bisa berjualan.


Apalagi ada pertamina dikawasan ini, pasti ramai," tuturnya.


Diketahui, pembangunan Underpass Lahat menelan biaya Rp 20 M dan sempat terbengkalai karena terendam banjir.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved