Sinergi Pak Dalang dan SARAH Binaan Pertamina Angkat Ekonomi Masyarakat Prabumulih

Program pengelolaan sampah di Kota Prabumulih yang diinisiasi yang Pertamina EP Prambulih Field membuahkan hasil bagi lingkungan dan perekonomian

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Jati Purwanti
Sharing session secara virtual Pertamina EP Prabumlih Field Kamis (9/12/2021). 

Dia pun belajar ke Jakarta hingga Malang dan ikut dalam asosiasi pengusaha daur ulang plastik Indonesia untuk menimba ilmu mengolah sampah plastik.

“Sampai akhirnya Pemerintah Kota Prabumulih memperhatikan apa yang saya lakukan saat itu. Saya diminta untuk membantuk pengolahan sampah di Prabumulih. Pertamina Prabumulih Field lalu ikut gabung dan tercipta program pak dalang,” ujarnya.

Syamsul Asinar, local hero SARAH, mengatakan Program SARAH dan Pak Dalang tidak bisa dipisahkan alias satu paket. Pak Dalang untuk mengolah sampah anorganik, SARAH mengolah sampah organik menjadi kompos.

“SARAH untuk mendukung urban farming dan mendukung masalah para petani karet. Program ini di replikasi oleh kelompok perempuan, pada masa pandemi ibu-ibu banyak di rumah,” kata Syamsul.

Menurut Sam, di kawasan ini juga banyak pabrik tahu yang dianggap banyak limbahnya dan kita lihat itu potensi utk bisa diolah. Limbah tahu bisa untuk pakan ternak atau tempe gembus. Banyak program turunan dari ampas tahu.

“Kini warga Majasari bisa menghasilkan banyak produk olahan yang nilai ekonominya tinggi. Bisa meningkatkan kesejahteraan. Kami senang dengan capaian ini,” ujar Sam.  

Salah satu pelaku usaha UMKM Kelurahan Majasari, Sumiati, menyebutkan di masa pandemi banyak ibu-ibu yang tidak bekerja.

Sementara itu, di Prabusari banyak limbah tahu, yang ternyata bisa dibuat menjadi makanan olahan seperti krupuk, nugget. Untuk kulit nanas, bisa dibuat minuman sehat. Ampas tahu bisa dibuat tepung.

“Atas bimbingan Pertamina Prabumulih Field, ampas tahu bisa diolah. Bisa menambah nilai ekonomi. Kami bisa belanja, tidak minta uang suami. Bisa buat tambahan dapur,” ucap Sumiati.

 Pertamina EP Prambulih Field merupakan salah satu wilayah operasi di Zona 4 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina/PT Pertamina Hulu Energi.

General Manager Zona 4 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina, Akhmad Miftah, menerangkan Zona 4 meliputi 11 wilayah kota dan kabupaten serta menaungi tujuh wilayah operasi. Selain itu, Zona 4 juga memiliki PI di Blok Corridor yang dioperasikan ConocoPhilips.

“Kinerja lifting zona 4 didukung oleh tujuh lapangan tadi, paling besar dari lapangan Pendopo, Prabumulih dan Coridor,” kata Miftah.

Dia menambahkan beberapa lapangan menunjukkan production cost cukup tinggi tetapi di sisi lain perseroan tetap berkomitmen untuk berkontribusi pada lingkungan di sekitar perusahaan.

“Namun kami tetap komitmen melakukan dengan baik di bidang charity, comdev, capacity building, dan infrastruktur,” jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved