Berita Religi

Apabila Sudah Tua Tapi Belum Aqiqah Sejak Lahir Beginilah Cara Menebusnya Kata Ustaz Abdul Somad

Ternyata ada cara yang bisa dilakukan untuk menebusnya jika seseorang belum diaqiqahi meski sudah tua. Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Yandi Triansyah
Tangkap layar YouTube Ustadz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad 

SRIPOKU.COM - Apakah yang harus dilakukan untuk menebusnya apabila belum aqiqah? Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Aqiqah merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak.

Aqiqah dilakukan dengan menyembelih hewan yang ditentukan tergantung dengan jenis kelamin anak dalam Islam.

Hukum aqiqah ialah sunnah muakkad artinya sunnah yang dikuatkan alias dikerjakan Rasulullah dan jarang ditinggalkan.

Batas waktu aqiqah ialah sejak lahirnya bayi hingga 21 hari.

Lalu, bagaimana jika hingga besar bahkan pada usia tua belum diaqiqahi?

Ternyata ada cara yang bisa dilakukan untuk menebusnya jika seseorang belum diaqiqahi.

Lantas, apakah yang harus dilakukan untuk menebusnya apabila belum aqiqah?

Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad yang dibagikan melalui kanal YouTube Afterlife Fighters.

Baca juga: Bolehkah Makan Aqiqah Anak Sendiri? Ternyata Begini Penjelasan dan Hukumnya Terdiri dari Dua Alasan

Dalam ceramah tersebut, Ustaz Abdul Somad membagikan suatu amalan yang wajib dilakukan oleh seluruh umat muslim.

Amalan tersebut sebagai penebus jika belum aqiqah hingga kini.

Aqiqah dilakukan ketika lahirnya bayi ke muka bumi ini setelah 7,14 sampai 21 hari batasnya.

Aqiqah dilakukan dengan cara menyembelih dua ekor kambing untuk laki-laki dan satu kambing untuk perempuan.

Aqiqah ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Subhanahuwata'ala atas karunia anak yang hadir di tengah keluarga.

"Maka ungkapan syukurnya aqiqah," kata Ustaz Abdul Somad.

Akan tetapi, tidak semua orang mampu untuk melaksanakan amal ibadah ini lantaran memerlukan biaya.

Oleh sebab itu, banyak sekali umat muslim yang sudah tua belum aqiqah pada saat bayinya.

Dalam sebuah ceramah, Ustaz Abdul Somad menyebutkan bahwa hal itu bisa ditebus dengan hal ini.

Ekonomi menjadi salah satu alasan yang melatarbelakangi sulit mengadakan aqiqah.

"Sekarang sudah kaya, aqiqah sekarang," kata Ustaz Abdul Somad.

Jika suatu saat ada orang yang sudah tua tetapi belum aqiqah, namun ada niat ingin aqiqah karen sudah mampu.

Maka Ustaz Abdul Somad menyebutkan boleh beraqiqah sebagai penebusan atas tidak terlaksananya aqiqah saat bayinya.

Penebusan itu yakni dilakukannya aqiqah walaupun sudah tua tidak menjadi masalah.

"Bapak-bapak yang sudah berumur 40-50 tahun belum aqiqah, balik dari sini beli kambing," kata Ustaz Abdul Somad.

Itu artinya walaupun sudah lewat batas yang ditetapkan atau sudah tua, aqiqah tetap harus dilaksanakan sesuai tuntunan Nabi.

Hal ini salah satu keringanan dalam urusan ibadah yang diberikan dalam Islam.

Demikianlah penjelasan mengenai hal yang dilakukan sebagai penebusan jika belum diaqiqah hingga tua sebagaimana disampaikan Ustaz Abdul Somad.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved