Breaking News:

Buaya Muara Muncul di Sungai Lematang, Warga Desa Curup PALI Was-was, Minta Pemerintah Bertindak

Warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara

Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Buaya yang muncul di pinggir Sungai Lematang tepatnya Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan 

SRIPOKU.COM, PALI -- Warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara di pinggiran Sungai Lematang desa setempat. 

Informasi dihimpun, kemunculan buaya sudah terjadi sejak empat hari yang lalu. 

Akibat kemunculan buaya di pinggir sungai Lematang tersebut, membuat sebagian warga menjadi was-was beraktivitas di pinggiran sungai.

Abu Rizal, warga setempat mengatakan bahwa kemunculan buaya sudah empat hari lalu. 

Seperti pada Sabtu (4/12/2021) kemarin, muncul sekitar pukul 09.00 WIB. 

"Kemunculan buaya ini jelas membuat warga Desa Curup menjadi resah. Kami berharap pihak terkait segera bertindak mengatasi fenomena ini, kata Abu Rizal, Minggu (5/12/2021).

Dikatakan Abu Rizal, bahwa fenomena kemunculan buaya di desanya baru pertama kali terjadi.

Kendati demikian, lanjut mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Palembang ini, fenomena kemunculan buaya sudah diketahui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI yang sudah ke lokasi dimana buaya muncul, pada Sabtu (4/12/2021).

Kepala Desa Curup Kecamatan Tanah Abang, M Tisar berkata bahwa kemunculan buaya sudah sejak empat hari lalu.

Bahkan, seringnya muncul ke permukaan membuat buaya muara ini kerap jadi tontonan warga sekitar.

"Munculnya buaya ini cukup sering. Sehingga warga takut beraktivitas di pinggiran sungai. Buaya ini tidak gerah meski ditonton warga," katanya.

Kepala BPBD PALI Junaidi Anuar mengatakan bahwa pihaknya sudah menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah Muaraenim, perihal kemunculan satwa liar berupa seekor buaya di Sungai Lematang, tepatnya di Desa Curup.

"Kami tidak mengetahui apakah wilayah ini merupakan habitatnya. Jadi, kami imbau warga menjauhi dengan radius 200 meter. Dalam waktu dekat kitavakan lakukan upaya lanjutan," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved