Ayah dan Anak Meninggal Pada Kecelakaan di Linggau Malam Tadi, Meski Baru Pindah tapi Sudah ramah
Darmawan Syahputra (53) dan anaknya Misbahadin Ananda (30) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Darmawan Syahputra (53) dan anaknya Misbahadin Ananda (30) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Lubuklinggau malam tadi.
Ayah dan anak itu mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumsel, Kamis (2/12/2021) malam.
Warga yang berdomisili di Jalan Kemang, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 ini meninggal dengan kondisi menderita luka berat pada kepala.
Andi, salah satu tetangga korban, menuturkan bila kedua korban baru enam bulan pindah ke wilayah Kelurahan Watervang.
"Keduanya merupakan pindahan dari Kelurahan Lubuk Tanjung, baru enam bulan pindah ke sini (Watervang) disini mereka ngontrak," ungkap Andi pada Tribunsumsel.com, Jumat (3/12/2021).
Ia mengatakan tidak terlalu mengenal pribadi kedua korban karena jarang bertemu, namun setiap bertemu dengan masyarakat saat mereka keluar rumah keduanya selalu menegur.
"Orangnya baik kalau bertemu selalu bertegur sapa, tapi kalau ngobrol jarang, karena keduanya sering tidak ada di rumah," ujarnya.
Bahkan Andi mengaku ketika mendapat kabar dari tetangganya korban meninggal dunia cukup kaget, karena kemarin mereka masih melihat anak dengan bapak tersebut lewat.
"Tadi dimakamkan di TPU Kelurahan Lubuklinggau Ulu belakang TMP Patria Bukit Sulap," paparnya.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Lantas Iptu Suwandi menyampaikan korban Misbahadin Ananda tewas di lokasi kejadian.
Sementara ayahnya Darmawan Syahputra meninggal sekitar pukul 20.30 WIB saat menjalani perawatan di RS Petanang.
"Kecelakaan itu melibatkan antara sepeda motor Yamaha Vega R B 3089 HBY dengan mobil Avanza Veloz BG 96 DM," ungkapnya pada wartawan, (Jumat (3/12/2021).
Ia menceritakan kecelakaan bermula Avanza Veloz BG 96 DM dikemudian Iwan (35) warga Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas meluncur dari arah simpang RCA dengan kecepatan tinggi.
"Sampai di lokasi, Iwan mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun bersamaan itu dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vega R B 3089 HBY dikemudikan anak berboncengan dengan ayah," ujarnya.
Saat itu terjadilah tabrakan maut itu tersebut, kedua korban langsung dibawa warga setempat ke RS Petanang untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun, nyawanya tidak tertolong.
"Petugas lantas datang langsung melakukan pendataan dan melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang kecelakaan," ungkapnya.
Menurutnya penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati – hatinya pengemudi mobil Toyota Avanza BG 96 DM saat hendak mendahului kendaraan lain didepannya.
"Itukan jalan lurus harusnya hati-hati jangan ngebut, ini akibat kurang hati-hati," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/laka-lubuklinggau-1.jpg)