Breaking News:

'Kenapa Kita Harus Takut' Jenderal Dudung Turunkan TNI Jika Reuni 212 Timbulkan Kekacauan

"Turunlah kita, pasti dengan polisi. Pasti polisi dengan TNI. Kita selama ini berkolaborasi baik dengan polisi," kata Dudung

Editor: Yandi Triansyah
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. 

SRIPOKU.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman angkat bicara soal aacar Reuni 212 yang akan digelar, Kamis (2/12/2021).

Dudung memastikan pihaknya jajaran TNI AD akan turun tangan jika Reuni 212 digelar dan menimbulkan kekacauan atau pelanggaran hukum lainnya.

"Turunlah kita, pasti dengan polisi. Pasti polisi dengan TNI. Kita selama ini berkolaborasi baik dengan polisi," kata Dudung menanggapi pertanyaan Deddy Corbuzier, seperti dikutip dari Wartakota, Kamis (2/12/2021).

Menurut dia, turunnya TNI karena untuk mengamankan rakyat.

Jenderal bintang empat ini mengatakan tidak takut.

"Kenapa kita harus takut sama mereka itu," tegas Dudung.

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, acara itu tidak perlu mendapatkan izin dari kepolisian.

Sebab, menurut Slamet, hal itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Ini Panggilan Hati 4 Pemuda Gagal Ikut Reuni 212 di Monas, Keburu Terciduk di Dalam Truk

Silahkan Tinggalkan Tempat Ini, Peserta Reuni 212 Dihadang Polisi, Tak Bisa Masuk ke Patung Kuda

"Cukup pemberitahuan, bukan izin, dan itu koordinator lapangan sudah melayangkan ke Polda Metro Jaya," ujar Slamet, Rabu kemarin.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved