Breaking News:

22 TAHUN Kabur dari Penjara, Sersan Mayor Eddy Sampak Ditangkap, Kisah Hidup Pembunuh 4 Tentara

Lembaga Pemasyarakatan Poncol Cimahi alias Penjara Poncol memiliki sejarah panjang seiring perjalanan Kota Cimahi

Editor: Wiedarto
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Bangunan Masmil Poncol. 

SRIPOKU.COM, CIMAHI - Lembaga Pemasyarakatan Poncol Cimahi alias Penjara Poncol memiliki sejarah panjang seiring perjalanan Kota Cimahi itu sendiri yang kini dikenal sebagai kota militer.

Kisah paling banyak dikenal adalah tentang Eddy Sampak. Eddy Sampak adalah pelaku perampokan berdarah tahun 1979. Saat itu Eddy Sampak merupakan anggota ABRI berpangkat Sersan Mayor.

Penjara Poncol menjadi saksi bisu mendekamnya Eddy Sampak sebelum ia sempat kabur pada 1984.

Komandan Lembaga Pemasyarakatan Militer (Masmil) Poncol, Kolonel CHK Widodo, mengatakan bahwa kejadian yang paling diingat dari Masmil Poncol ini adalah kaburnya Eddy Sampak.

Saat itu Masmil Poncol masih bernama Rumah Tahanan Inrehab Polisi Militer.
"Eddy Sampak adalah mantan tentara yang menjadi terpidana mati pada kasus pembunuhan pada 1979. Ketika itu Eddy Sampak berpangkat Sersan Mayor dan membunuh empat temannya di sebuah daerah di Cianjur," kata Widodo di sela persemian Masmil Poncol sebagai cagar budaya, Kamis (2/12/2021).

Eddy sendiri melakukan pembunuhan ketika ia merampok uang gaji yang dibawa rekan-rekannya saat itu.
Ketika itu ia bersama rekan-rekannya sedang dalam perjalanan membawa uang gaji dari Sukabumi ke Cianjur.

Di kawasan Gekbrong, Eddy meminta sopir untuk masuk ke sebuah jalan dengan alasan hendak mengambil domba.

Ketika sampai di sebuah daerah sepi, Eddy menembak rekan-rekannya dan merampok uang gaji.
Eddy Sampak kemudian berhasil ditangkap setelah dilakukan perburuan beberapa hari.

Ia divonis hukuman mati dan mendekam di Penjara Poncol.

Ia sempat kabur tahun 1984. Setelah 22 tahun, Eddy Sampak berhasil ditangkap kembali tahun 2006.

Sementara itu, menurut Widodo, kondisi sebagian besar Masmil Poncol masih sangat terawat hingga saat ini. "Memang ada bagian yang mulai lepas dan pintu gerbang tinggal satu," kata Widodo.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved