Breaking News:

Berita OKI

Polisi Datang Saat Pria Paruh Baya di OKI Ini Berbaring, Rumah Digeledah Rombongan AKP Rahmad Aji

Satres Narkoba Polres OKI menangkap pengedar barang haram di wilayah Kecamatan Sungai Menang. Pelakunya seorang pria paruh baya.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/nando
Tersangka pengedar sabu di OKI saat diamankan polisi. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Satres Narkoba Polres OKI menangkap pengedar barang haram di wilayah Kecamatan Sungai Menang.

Tersangka pengedar narkoba kali ini adalah seorang pria paruh baya.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, didampingi Kasat Narkoba Polres OKI, AKP Rahmad Aji Prabowo SH, menerangkan tersangka ditangkap saat sedang berbaring di kamar rumahnya di Dusun Gemuru, Desa Sungai Menang, Kecamatan Sungai Menang.

"Kemarin kita berhasil menangkap seorang tersangka pengedar narkoba atas nama Arpan alias Tiko berusia 62 tahun," ujarnya Rabu (24/11/2021) siang.

Dikatakannya, penangkapan bermula dari informasi masyarakat bahwa di Dusun Gemuru Desa Sungai Menang ada pengedar  narkoba yang biasa berjualan di daerah tersebut.

"Anggota yang mendengar kabar, lantas melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut," katanya.

Setelah dipastikan mendapatkan informasi yang cukup, anggota sat narkoba polres OKI langsung menuju ke lokasi.

"Sekitar pukul 16.30 WIB kami tiba di lokasi dan langsung melakukan penggerebekan ke dalam rumah tersangka," ungkapnya.

Selain mengamankan tersangka, anggota juga melakukan pemeriksaan menyeluruh di tiap sudut rumah tersangka yang masih berdinding papan dan ditemukan barang bukti yang diakui barang haram tersebut adalah milik tersangka.

"Anggota satres narkoba polres OKI menemukan 1 buah kaleng bekas wadah permen yang di dalamnya terdapat 15 bungkus plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Kaleng tersebut diselipkan tersangka di dinding papan kayu rumahnya.

Sedangkan untuk berat narkotika jenis sabu yang kita temukan yakni bruto 3,87 gram," terangnya.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolres OKI guna penyidikan lebih lanjut dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kepada tersangka kami kenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 UU Narkotika dengan ancaman paling ringan 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved