Breaking News:

Peran Serta Pemuda Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba dan P4GN jangan Diabaikan

Kegiatan Webinar dengan Tema melalui pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda se-kabupaten/kota

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Polda Sumsel
Kegiatan Webinar dengan Tema melalui pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda se-kabupaten/kota dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba diwilyah Sumsel acara webinar berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (19/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Kegiatan Webinar dengan Tema melalui Pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda se-kabupaten/kota dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba diwilayah Sumatera Selatan (Sumsel) acara webinar berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (19/11/2021).

Dalam penyampaiannya Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH diwakili Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono SSi menyebutkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada generasi muda, baik mahasiswa, Pelajar saat ini, menjadi tanggung jawab kita semua.

"Begitu juga sesuai undang-undang no 35 tahun 2009, berkewajiban melindungi masyarakat dalam bidang P4GN," tuturnya.

Polri tidak bisa berbuat sendiri tanpa adanya dukungan dari generasi muda, Mahasiswa, Pelajar, maupun masyarakat.

Sebanyak 17 kabupaten dan kota mengikuti Webinar secara virtual dengan Tema melalui pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda se-kabupaten/kota dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba diwilyah Sumsel acara webinar berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (19/11/2021).
Sebanyak 17 kabupaten dan kota mengikuti Webinar secara virtual dengan Tema melalui pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda se-kabupaten/kota dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba diwilyah Sumsel acara webinar berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (19/11/2021). (SRIPOKU.COM/Humas Polda Sumsel)

"Peranan generasi muda sangat penting dalam P4GN, dalam bentuk mengembangkan potensi diri, membentuk organisasi yang peduli dengan bahaya narkoba, aktif, kreatif, berjiwa mandiri, dan bermanfaat untuk masyarakat luas dan berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif, karena semua elemen tidak lepas dari ancaman narkotika, karena tidak memandang umur, profesi maupun jabatan," ucap Kombes Pol Heri Istu.

Dia menambahkan, kalo kita lihat Anev mingguan per tanggal 15 November 2021 guna memastikan generasi muda bebas dari jeratan narkoba, Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran tidak henti-hentinya melakukan pengungkapan dan penanganan kasus.

Hal ini terlihat di Minggu kedua November 2021 ini yang tercatat mampu mengungkap 40 kasus mengenai peredaran gelap narkoba di wilayah Sumsel.

Dia mengatakan, bahwa pada Minggu kedua ini Ditresnarkoba bersama Polrestabes dan Polres jajaran berhasil mengungkap 40 kasus narkoba.

"Dari ungkap kasus yang berhasil anggota lakukan itu setidaknya ada 51 tersangka yang berhasil diamankan dalam kasus narkoba di wilayah hukum Sumsel," ujarnya saat menjadi narasumber webinar di Griya Agung  Palembang Jumat (19/11/2021).

Selain mengamankan tersangka anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa 13,4 Kilogram (Kg) sabu, 1 Kg ganja, dan ekstasi sebanyak 2.515 butir yang berhasil disita dari pengungkapan sebanyak 40 kasus tersebut.

"Untuk para tersangka yang diamankan, kita mendapatkan bahwa diantara mereka ada 45 pengedar dan enam pemakai barang haram yang membuat generasi muda rusak tersebut," katanya.

Dalam pengungkapan kasus di pekan kedua ini semuanya mampu menekan jaringan narkoba di wilayahnya, khusus Polres OKU Selatan di pekan kedua ini. 

"Dari ungkap kasus hingga pengamanan barang bukti narkoba yang dilakukan anggota kita. Maka setidaknya ada 90.025 generasi muda yang berhasil diselamatkan dari jeratan barang haram ini," tutupnya.

Kegiatan Webinar tersebut hadir Kepala BNN  Provinsi Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi SH, Kadisdik Provinsi Sumsel Drs H Reza Pahlevi, Ketua MUI Sumsel Prof Dr H Aflatun Muchtar MA, Rektor Unsri Palembang Prof Dr H Anissagaf MSce, serta menghadirkan Duta Anti Narkoba Sumsel Ratu Tenny Leriva HD.

Kegiatan tadi dipandu Host Salsa Aquina.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved