'Bagi Saya Itu Suatu yang Biasa' Moeldoko Tak Ambil Pusing Saat Ditolak Massa Aksi Kamisan

"Bagi saya itu sesuatu yang biasa, saya menghormati dan menghargai apa yang telah dia sampaikan," ucap Moeldoko.

Editor: Yandi Triansyah
kompas.com
Kepala Staf Presiden Jendneral (Purn) Moeldoko 

SRIPOKU.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai penolakan dirinya oleh peserta Aksi Kamisan suatu hal yang biasa.

Moeldoko pun angkat bicara momen dirinya tidak diterima oleh massa aksi tersebut.

Menurut Moeldoko saat aksi itu berlangsung dirinya sedang menyampaikan pidato kunci atau keynote speech dalam acara Festival HAM di Semarang.

Massa kata dia, menyuarakan HAM masa lalu.

Mengetahui hal itu, Moeldoko ingin melakukan pembicaraan dengan peserta aksi, namun kehadiran dirinya justru tidak dikehendaki.

"Pada saat selesai saya memberikan keynote speech, saya mendapatkan laporan dari Pak Wali Kota bahwa di luar ada demo teman-teman yang menyuarakan tentang persoalan HAM di Indonesia dan saya putuskan oke, saya akan datang," kata Moeldoko melalui keterangan video, Jumat (19/11/2021).

"Saya datang ke sana untuk melihat berbagai spanduknya, terus saya mencoba untuk berbicara dengan mereka, tapi berbagai suara dari mereka tidak menginginkan atas apa yang saya sampaikan," tuturnya.

Moeldoko pun mengaku menghormati keputusan dan menghargai aspirasi yang sudah disampaikan massa aksi.

"Bagi saya itu sesuatu yang biasa, saya menghormati dan menghargai apa yang telah dia sampaikan," ucap Moeldoko.

"Untuk itu, saya beserta rombongan meninggalkan tempat," lanjutnya.

Moeldoko mengatakan, sebelumnya dalam acara Festival HAM dirinya menyampaikan perlunya inovasi dan inisiatif pemerintah daerah untuk menjaga dan memajukan persoalan HAM.

Utamanya yang berkaitan dengan hak-hak sipil, ekonomi, dan sosial budaya.

Pemerintah, kata dia, tidak hanya memikirkan persoalan HAM masa lalu, tetapi juga persoalan-persoalan HAM masa depan, baik dari sisi kebijakan maupun implementasinya.

"Untuk itu, saya ingin juga menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak menghindar dari persoalan HAM, tidak menutup mata dan telinga, tapi tetap memberi kepedulian untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu," kata Moeldoko.
Sebelumnya diberitakan, peserta Aksi Kamisan di Taman Signature, Semarang, Jawa Tengah, menolak kedatangan Moeldoko usai menghadiri acara Festival HAM 2021.

Koordinator lapangan (Korlap) Aksi Kamisan di Semarang Azis Rahmad menjelaskan, para aktivis menganggap kasus pelanggaran HAM di Indonesia masih belum tuntas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved