Breaking News

Mahasiswi Unsri Korban Asusila

BREAKING NEWS: Dua Mahasiswi Unsri Kembali Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual

seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang viral sejak akhir September lalu. Kini, dugaan kasus serupa kembali mencuat setelah Badan Ekseku

Tayang:
Editor: Odi Aria
(istimewa)
Ilustrasi pelecehan seksual peremas payudara 

Apa yang diungkapkan mahasiswi tersebut melalui media sosial Instagram kemungkinan besar adanya, bukan hoaks atau cerita karangan semata.

Kesimpulan ini ditarik setelah Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Sriwijaya (Unsri) mengonfirmasi telah bertemu dengan mahasiswi korban asusila tersebut.

Presiden Mahasiswa (Presma) Unsri, Dwiki Sandhy, mengungkapkan korban bertemu dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan BEM-KM Unsri. 

"Setelah korban mengadu di medsos Unsri pada 26 September lalu, beberapa waktu kemudian Menteri Pemberdayaan Perempuan BEM-KM berjumpa dengan korban," kata Dwiki kepada wartawan yang menemuinya di kampus Unsri Indralaya, Kamis (18/11/2021). 

Pada pertemuan tersebut, BEM-KM Unsri juga memastikan identitas korban yang mengaku mahasiswi Unsri itu. 

"Setelah dicek, benar yang bersangkutan mahasiswi Unsri. Berdasarkan penuturannya, kejadian yang dialaminya itu terjadi di kampus Unsri Indralaya," terang Dwiki. 

Dilanjutkannya, korban mengaku telah menceritakan hal ini kepada Koorprodi yang bersangkutan. 

Korban juga telah membuat laporan secara tertulis atas tindakan pelecehan seksual kepada Dekan. 

"Korban didampingi ibunya, telah beberapa kali memenuhi panggilan dari pimpinan fakultasnya. Juga didampingi ibu Kajur (Ketua Jurusan)," jelas Dwiki. 

Dia mengungkapkan, korban juga sudah menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh pimpinan fakultas. 

Selama proses pengawalan kasus ini, korban mendapat pendampingan dari Menteri Pemberian Perempuan BEM-KM Unsri, Syarifah. 

Dwiki meminta pihak rektorat Unsri memberikan sanksi seberat-beratnya kepada pelaku pelecehan tersebut. 

"Minimal pencabutan hak dosen sesuai dengan sanksi etika akademik Unsri. Kami akan kawal hingga tuntas," tegas Dwiki. 

Sementara saat akan diminta konfirmasi, tak ada satupun perwakilan rektorat Unsri yang ada di Indralaya. 

"Bapak-bapak Wakil Rektor Unsri sedang di Palembang karena menyambut kunjungan Universitas Singaperbangsa," kata seorang staf Humas Unsri. 

Sumber:
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved