Apa Itu Tari Pagar Pengantin Khas Palembang, Ini Makna Tersirat dalam Tariannya: Melepas Lajang

Tari Pagar Pengantin biasanya ditampilkan pada acara resepsi pernikahan adat Palembang dan Sumatra Selatan pada umumnya.

Tayang:
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Nadyia Tahzani
Apa Itu Tari Pagar Pengantin Khas Palembang 

SRIPOKU.COM - Resmi menikah tepat pada pukul 14.53 hari Jumat 12 November 2021 Teuku Ryan dan Ria Ricis kini resmi menjadi pasangan suami istri.

Sehabis seluruh acara, Ria Ricis menampilkan bakat menarinya di hadapan para undangan.

Ria Ricis terlihat sedang menarikan Tari Pagar Pengantin Khas Palembang.

Dengan menggunakan tanggai di kukunya, istri Teuku Ryan ini terlihat lentik gemulai dan anggun.

Apa itu makna Tari Pagar Pengantin?

Tari Pagar Pengantin adalah tari tradisonal yang berasal dari Provinsi Sumatra Selatan.

Tari Pagar Pengantin biasanya ditampilkan pada acara resepsi pernikahan adat Palembang dan Sumatra Selatan pada umumnya.

Tari Pagar Pengantin memiliki arti filosofis yang bermakna perpisahan pengantin perempuan kepada keluarganya yang lama dan memohon izin untuk membentuk keluarga yang baru.

Tari Pagar Pengantin juga mempunyai fungsi sebagai tari penyambutan kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada resepsi pernikahan tersebut.

Tarian ini biasanya ditarikan oleh lima orang penari perempuan termasuk sang pengantin.

Keunikan pada tari ini adalah penari utamanya adalah sang pengantin wanita dan diiringi oleh empat orang penari lain sebagai dayang yang mengelilingi penari utama.

Baca juga: Ria Ricis Kepergok Ucapkan Kata Ini saat Sah Jadi Istri Pria Asal Aceh, Ekspresi Teuku Ryan Disorot

Ria Ricis Menari Pagar Pengantin
Ria Ricis Menari Pagar Pengantin (capture/Instagram/Ghea Indrawati)

Saat menari, mempelai wanita akan menari di dalam lingkaran atau nampan emas yang disebut dengan talam dengan menggunakan tanggai atau kuku palsu yang terbuat dari emas di delapan jemari pengantin wanita.

Tari Pagar Pengantin awalnya disusun oleh Hj. Sukainah A. Rojak pada tahun 1960-an.

Ia merupakan salah seorang penari terkenal di Sumatra Selatan khususnya Kota Palembang. Hj. Sukainah A. Rojak juga merupakan penari pertama yang menarikan Tari Gending Sriwijaya.

Pada perkembangannya Tari Pagar Pengantin berkembang baik terutama di kota Palembang sebagai tari pembuka pada saat upacara resepsi pernikahan adat Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved