Berita OKU Timur

Ini Jumlah Calon Jemaah Haji di OKU Timur yang Berangkat Tahun 2022, Dua Keburu Meninggal Dunia

Dosen perguruan tinggi swasta di OKU Timur ini semestinya berangkat pada 2019 yang lalu, namun tertunda akibat pandemi Covid-19.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/edo
Winda Feryana (48) bersama suaminya calon jemaah haji dari Kabupaten OKU Timur. 

Penulis: Edo

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Setelah mendaftar haji sejak tahun 2012 yang lalu, Winda Feryana (48) berharap agar bisa menginjakan kaki ke tanah suci melaksanakan ibadah haji pada tahun 2022 mendatang.

Dosen perguruan tinggi swasta di OKU Timur ini semestinya berangkat pada 2019 yang lalu, namun tertunda akibat pandemi Covid-19.

Rencananya ia melaksanakan ibadah haji tersebut bersama dengan suaminya.

Bahkan pada saat itu ia sudah menyelesaikan manasik haji, namun apalah daya keberangkatan Winda bersama suaminya harus tertunda.

"Kecewa itu pasti, namun kita harus menerimanya," ujar Winda, Sabtu (6/11/2021).

Menurutnya, keputusan pemerintah untuk menunda keberangkatan haji pada saat itu sudah tepat, bukan hanya indonesia saja tapi semua negara juga begitu.

"Karena ini bukan faktor kesengajaan, namanya juga haji kan ada panggilan. Kemudian pandemi Covid 19 ini juga bukan dibuat-buat," bebernya.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga tidak mau mengorbankan warganya.

"Kalau ibu lapang dada saja, ini sudah berdoa terus mudah-mudahan tahun depan bisa berangkat," tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved