Berita Prabumulih

Dalam Kondisi Mabuk Minuman Keras, Gadis di Prabumulih Ini Dirudapaksa Pria yang Mengaku Pacarnya

Dari keterangan LA, dia dirudapaksa Aidil dengan cara pelaku menyuruh korban untuk meminum minuman keras (miras) jenis ciu.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/EDISON BASTARI
Aidil Saputra (21) warga Kecamatan Cambai Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan diamankan Tim Gurita Polres Prabumulih karena merudapksa gadis di bawah umur, Selasa (27/10/2021) sekitar pukul 22.30. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Aidil Saputra (21) warga Kecamatan Cambai Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan diamankan Tim Gurita Polres Prabumulih.

Aidil diringkus polisi di rumahnya pada Selasa (27/10/2021) sekitar pukul 22.30 saat sedang asik dengan keluarga.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Jailili SH MH didampingi Kanit Pidum Ipda Dohan Yohanda Prima STrk mengungkapkan diringkusnya Aidil bermula dari laporan WN (34) ke SPKT Polres Prabumulih.

Dalam laporannya ibu tersebut mengungkapkan anaknya inisial LA menjadi tindak pidana rudapaksa pada Minggu (19/9/2021).

Dari keterangan LA, dia dirudapaksa Aidil dengan cara pelaku menyuruh korban untuk meminum minuman keras (miras) jenis ciu.

Setelah korban mabuk, pelaku langsung mengajak korban ke dalam kamar dan selanjutnya merudapaksa korban LA.

Mendapat laporan itu, tim Opsnal Satreskrim Polres Prabumulih langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku sedang berada di rumahnya.

Tanpa membuang waktu tim Opsnal langsung menuju kediaman pelaku dan meringkusnya tanpa perlawanan.

"Pelaku kami amankan di kediamannya tanpa perlawanan ketika sedang santai di rumahnya," kata Kasat Reskrim.

Kasat mengatakan, atas perbuatanya pelaku akan dijerat pasal 81 UU RI tahun 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur.

"Pelaku akan dijerat pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tegasnya.

Aidil di hadapan petugas mengakui perbuatannya telah melakukan rudapaksa terhadap anak di bawah umur.

"Kami kenal dan berteman namun kemudian pacaran," kata pelaku di hadapan polisi. (Edison Bastari)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved