'Kita Bisa Pusing Sendiri', Yusril Ingatkan Pemerintah Soal Pemberian Nama Jalan

"Haram hukumnya di tanah Betawi ada nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk," kata Lulung dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Editor: Yandi Triansyah
Kolase Sripoku.com
Yusril dan Mustafa Kemal Ataturk 

SRIPOKU.COM - Pemberian nama jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dengan nama Mustafa Kemal Ataturk menuai pro dan kontra di masyarakat.

Beberapa masyarakat menolak Presiden Turki pertama itu dijadikan nama jalan di Jakarta.

Alasan masyarakat tak setuju karena rekam jejak Mustafa Kemal Ataturk yang buruk terhadap umat muslim.

Namun ada pula masyarakat yang tak mempersoalkan pemberian nama jalan tersebut.

Pemerintah Turki sendiri sudah lebih dulu menggunakan nama Presiden RI pertama yakni Soekarno sebagai nama jalan di Turki.

Sebaliknya Turki mengusulkan nama Ataturk untuk nama jalan di Jakarta.

Polemik ini juga direspon oleh akademisi di bidang hukum tata negara yakni Yusril Ihza Mahendra.

Ia meminta pemerintah di masa yang akan datang untuk tidak lagi meminta negara lain untuk menamakan jalan di negaranya dengan tokoh Indonesia.

"Ke depan sebaiknya kita tidak usah lagi minta negara lain memberi nama jalan dengan tokoh-tokoh bangsa kita," kata Yusril dikutip dari akun instagram pribadinya @yusrilihzamhd, Jumat (22/10/2021).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sebab kata Yusril permintaan nama itu bisa menjadi bumerang bagi Indonesia.

Sebab bisa saja negara yang meminta timbal balik tersebut, mengusulkan nama tokohnya yang kontroversial atau bertolak belakang dengan ideologi bangsa Indonesia.

"Sebab, jika mereka juga minta nama tokoh mereka dijadikan nama jalan di Jakarta, kita bisa pusing sendiri," tutur Yusril.

Sebaiknya kata Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, kondisi yang bisa diciptakan ialah dengan inisiatif sendiri Indonesia memberi nama jalan dengan tokoh negara lain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved