Breaking News:

Berita PALI

Masih Ada Banyak 'Kios Hantu', Pasar Rakyat Talang Kerangan PALI Kini Ditumbuhi Pisang Hngga Ubi

Aktivitas jual beli di Pasar Rakyat Talang Kerangan tersebut hanya terjadi pada pagi hari hingga sekira pukul 12.00. 

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
sripoku.com/reigan
Kondisi Pasar Tradisional Talang Kerangan Kecamatan Talang Ubi yang masih sepi aktivitas bahkan tutup pada siang hari, Selasa (5/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Pasca setengah tahun diresmikan sejak awal Maret 2021 lalu, kondisi Pasar Rakyat Talang Kerangan di Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi tidak ada aktivitas pada siang hari.

Hal ini juga terlihat pada Selasa (5/10/2021). 

Berdasarkan pantauan di lapangan Selasa (5/10/2021), aktivitas jual beli di Pasar Rakyat Talang Kerangan tersebut hanya terjadi pada pagi hari hingga sekira pukul 12.00. 

Dari total 176 lapak dan 31 unit kios disediakan pemerintah Bumi Serepat Serasan, baru ditempati ada sebanyak 50 pedagang.

Sementara lapak dan kios yang disediakan yang sudah ada nama-nama pemilik masing-masing, hingga kini tak kunjung ditempati.

Bangunan pasar berdiri diatas lahan sekira satu hektar ini, halaman parkir ditumbuhi rumput liar dan tanaman Ubi, pisang hingga sayuran lain.

Sementara lahan parkir dipenuhi rumput liar dijadikan makanan hewan kerbau oleh warga. Beberapa atap pelapon pada kios banguy pasar pun beberapa sudah ada yang jebol.

Kepala Pasar Talang Kerangan, Sutriana, mengungkapkan bahwa dirinya kerap kali mengajak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Baru Pendopo yang sudah didata untuk pindah dan berjualan di Pasar Talang Kerangan. 

"Sampai saat ini, baru sekitar 50 pedagang yang mengisi di kios dan lapak yang ada di pasar Talang Kerangan," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved