Berita Prabumulih

'Begal' Bagian Tubuh Sensitif Perempuan, Pemuda di Prabumulih Diamankan Polisi: Saya Tidak Menyangka

Pelaku diringkus polisi di kediamannya di Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, pada Kamis (16/09/2021) sekitar pukul 18.30.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Pelaku TR ketika diamankan di Satreskrim Polres Prabumulih Timur. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH – Seorang pria berinisial TR (18) diringkus tim Gurita Satreskrim Polres Prabumulih.

Ia ditangkap karena melakukan begal payudara seorang perempuan di bawah umur.

Pelaku diringkus polisi di kediamannya di Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, pada Kamis (16/09/2021) sekitar pukul 18.30.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti diamankan di sel tahanan Mapolres Prabumulih Timur.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya TR bermula dari laporan korban yang berusia 16 tahun, ke SPKT Polres Prabumulih pada 16 September 2021 lalu.

Dalam laporannya korban mengatakan jika peristiwa dialaminya itu berawal saat dirinya mengendarai sepeda motor melintas di kawasan toko Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Toko Sepeda Mega Jaya Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur.

Saat berkendara itu tiba-tiba lewat pelaku TR yang mendekati korban dan kemudian meremas payudaranya bagian sebelah kanan lalu kabur.

Tak terima dengan apa yang dialaminya itu, korban lalu melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Prabumulih.

Baca juga: Masih Pandemi, Bupati Ridho Yahya Pastikan HUT ke-20 Prabumulih Tanpa Pawai, Karnaval dan Pameran

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Jailili SH MH didampingi Kanit Pidum Polres Prabumulih, Ipda Dohan YP STrK membenarkan adanya pelaku begal organ sensitif wanita diamankan oleh pihaknya.

"Pelaku melakukan aksi tak terpuji itu terhadap anak perempuan dibawah umur, saat ini pelaku telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan petugas kami," ujarnya.

Kasat Reskrim menuturkan, atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Undang-undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang-undang NO 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak dibawah umur.

"Kami mengimbau kepada para pengendara khsusunya para perempuan agar berhati-hati dengan penjahat khususnya organ sensitif, jika menjadi korban segera laporkan sehingga bisa segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Sementara TR dihadapan petugas dengan muka selalu tertuntuk mengaku menyesali perbuatan tercela dilakukannya tersebut.

"Saya tidak menyangka akan dilaporkan dan ditangkap polisi," katanya dengan muka tertunduk lesu. (eds/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved