Berita Prabumulih

Pelaku Curanmor di Prabumulih Ini Coba Rebut Senjata Api Petugas Saat Hendak Kabur, Kini Meringis

Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni Nipriadi (30) menangis kesakitan setelah kaki kanan ditembak Tim Singo Prabu Polsek Prabu

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Nipriadi ketika diamankan tim Singo Prabu di Polsek Prabumulih Timur. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni Nipriadi (30) menangis kesakitan setelah kaki kanan ditembak Tim Singo Prabu Polsek Prabumulih Timur, pada Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Warga Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim itu ditembak petugas di betis kanannya karena mencoba melawan dengan merebut senjata api milik petugas ketika dibawa melakukan pengembangan serta menunjukkan barang bukti.

Nipriadi yang tiga kali melakukan aksi curanmor di wilayah Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul itu diringkus polisi ketika tengah mengintai target di depan minimarket, tak jauh dari Perumahan GPI Kelurahan Gunung Ibul sekitar pukul 18.30.

Dari hasil pengembangan turut diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang merupakan milik pelaku.

Modus dilakukan pelaku yakni membawa motor sendiri ke lokasi target parkir lalu berpura-pura ingin berbelanja sambil melihat jika ada kunci motor tertinggal dan jika ada maka akan langsung dibawa kabur.

Aksi terakhir pelaku sempat terekam CCTV toko.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya Nipriadi bermula dari laporan Doni Irawan (22) warga Kelurahan Gunung Ibul ke SPKT Polsek Prabumulih Timur.

Baca juga: Operasi Patuh Musi 2021, Kapolres Prabumulih Minta Pengendara Tak Hanya Tertib Berkendara

Dalam laporannya Doni mengaku kehilangan motor pada Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 14.38 saat parkir di depan warung tekwan/ model mang Anang Jalan Padat karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Menindaklanjuti laporan itu jajaran Tim Singo Prabu Satreskrim Polsek Prabumulih Timur pimpinan Kanit Ipda Hartonu Amin SH melakukan penyelidikan dan petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang tengah nongkrong mengintai target di minimarket di dekat perumahan GPI Gunung Ibul.

Tanpa pikir panjang petugas langsung meringkus pelaku dan dari keterangan pelaku menyebutkan sepeda motor honda beat warna hitam milik korban disimpan di desa Alai yang kemudian dikembangkan petugas.

Ketika diminta menunjukan barang bukti hasil pencurian tiba-tiba pelaku melawan anggota dengan mencoba merampas senjata api anggota buser dan langsung dilakukan tindakan tegas sebanyak 1 kali di kaki sebelah kanan dan setelah dilakukan pengobatan pelaku dan barang bukti dibawa kepolsek prabumulih timur.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi didampingi Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH mengungkapkan pelaku diberikan tindakan tegas karena mencoba kabur dengan merebut senjata api milik petugas.

"Setelah kita kembangkan, tersangka ini ternyata telah tiga kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum kita," katanya.

Atas perbuatannya, Nopriadi akan dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Kami terus kembangkan kasus ini dan kami imbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika memarkirkan kendaraan dengan memperhatikan betul kunci kendaraan jangan tinggal di motor karena bisa dimanfaatkan pelaku-pelaku kejahatan," bebernya.

Dihadapan petugas, Nopiriadi mengakui telah melakukan pencurian dengan modus melihat kendaraan-kendaraan apakah ada kunci motor tertinggal untuk selanjutnya dibawa kabur.

"Saya sudah dua kali, ini ketiga kalinya melakukan pencurian sepeda motor di padat karya, motor hasil curian saya jual dan uangnya untuk keperluan sehari-hari," bebernya. (eds/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved