Pertanian

Cara Budidaya Jamur Tiram, Bisnis yang Cocok Digeluti di Masa Pandemi, Untungnya Bisa Jutaan!

Pada tahap inkubasi, jamur tiram harus disimpan pada ruangan dengan suhu 22-28 derajat celcius.

SRIPOKU.COM/Handout
Pembudidaya jamur tiram SMK PP Negeri Sembawa saat melakukan pemanenan jamur tiram. 

SRIPOKU.COM - Jamur Tiram adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota.

Jamur tiram memiliki ciri-ciri umum di tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran.

Jamur tiram sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom, oleh karena itu harga jamur tiram masih cukup mahal.

Hal ini dikarenakan proses pembudidayaan Jamur Tiram yang cukup sulit.

Harga yang dipatok untuk Jamur Tiram pun cukup tinggi.

Harga Jamur Tiram di pasar sudah mencapai Rp.15.000 – 20.000.

Oleh sebab itu, bagi kalian yang bingung untuk memulai bisnis, mungkin bisnis Jamur Tiram bisa dicoba.

Cara budidaya Jamur Tiram

1. Memilih Bibit 

Cara budidaya jamur tiram yang paling pertama adalah soal pemilihan bibit.

Ada baiknya, kita membeli bibit terbaik ini dari petani jamur tiram yang sudah berpengalaman bertahun-tahun membudidayakannya.

2. Menyiapkan Kumbung

Kumbung atau rumah jamur terbuat dari bambu atau kayu yang berguna sebagai tempat perawatan baglog dan menumbuhkan jamur.

Dinding kumbungnya bisa dibuat dari gedek atau papan serta atapnya bermaterial genteng atau sirap.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved