Berita Sriwijaya FC
Lima Eksekutor Jajal Ketangguhan Tiga Kiper Sriwijaya FC, Ini Hasilnya
Pelatih kiper Ferry Rotinsulu tampak langsung memberikan arahan dan evaluasi kepada para kiper usai para eksekutor melakukan tendangan penalti ke gawa
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak lima eksekutor latihan tendangan penalti menjajal ketangguhan tiga kiper andalan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Senin (20/9/2021).
Kelima eksekutor yang ditunjuk Coach Nil Maizar itu yakni Hari Habrian, Dedi Hartono, Rio Hardiawan, Valentino Telaubun, dan Muhammad Nur Iskandar melakukan latihan tendangan penalti sekaligus menjajajl ketangguhan kiper Rudi Nurdin Rajak, Hendra Mole, dan M Rizky Darmawan secara bergantian.
Pelatih kiper Ferry Rotinsulu tampak langsung memberikan arahan dan evaluasi kepada para kiper usai para eksekutor melakukan tendangan penalti ke gawang.
Sementara para pemain lainnya sembari melakukan pendinginan dan beristirahat di sentleban lintasan sintetis Atletik, memberikan semangat kepada rekannya yang melakukan latihan tendangan penalti.
Bek anyar Sriwijaya FC, Valentino Telaubun sendiri kepada Sripoku.com tetap optimis bermain optimal dan fokus pada Kompetisi Liga 2 meski tanpa kehadiran langsung tiga suporter fanatik Sriwijaya FC nantinya.
"Biasa aja sudah biasa aja udah dua tahun ini tidak ada suporter. Kita walau gak bermain dengan suporter tetap menunjukkan kualitas untuk menambah kita bermain bagus. Itu faktor X. Kalau kita diri sendiri tidak bermain bagus akan tidak seperti yang diharapkan," ungkap Valen.
Valen yang dikenal sebagai mantan pemain timnas mengatakan selama libur sebulan di kampung halamannya tetap rutin menjalankan aktivitas latihan.
"Saya pulang ke Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara. Ikut program latihan baik diterapkan pelatih maupun latihan mandiri. Latihan fisik, main sama temen-temen mereka punya tim jadi latihan," ujar Valen.
Pesepakbola kelahiran Katlarat (Maluku Tenggara), 21 November 1984 yang optimis Liga 2 Tahun 2021 ini bakal bergulir digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang sesuai jadwal menyatakan siap mendukung arahan pemerintah, untuk menjaga prokes.
"Pasti bergulir. Liga 1 aja sudah bergulir. Tinggal kita menjalankan sesuai arahan pemerintah, untuk jaga prokes," ujarnya.
Adanya klub Liga 2 yang tidak meliburkan tim dan terus berlatih selama ini tak membuat Valen pusing, baginya terpenting fokus dengan program yang dijelaskan pelatih.
"Kita tidak jadi pengaruh. Kita gak peduli tim lain mau latihan. Yang penting kita di Sriwijaya sesuai program pelatih, harus latihan bagus saya pikir itu modal untuk menyongsong Liga nanti," jelasnya.
Terkait penampilannya yang selalu prima di setiap latihan, Valen mengaku terpenting targetnya bisa bermain bagus membantu Sriwijaya FC lolos ke liga 1.
"Gak ada target gol. Yang penting main bagus bantu Sriwijaya. Hasilnya Tuhan yang menentukan. Kalau ada peluang gol kenapa tidak," terang pemain yang mengenakan jersey nomor punggung 21.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bek-sriwijaya-fc-valentino-telaubun-0.jpg)