Breaking News:

Berita Empat Lawang

Penangkapan Ikan Dengan Setrum di Empat Lawang Makin Marak, Ini Kata Sat Pol PP

Penangkapan ikan dengan alat setrum di Sungai yang Musi Kabupaten Empat Lawang masih marak terjadi, kini pelaku tidak hanya melakukannya pada malam ha

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI ROMADHON
Penangkapan ikan dengan alat setrum di Sungai yang Musi Kabupaten Empat Lawang masih marak terjadi, kini pelaku tidak hanya melakukannya pada malam hari akan tetapi juga pada siang hari. 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG - Penangkapan ikan dengan alat setrum di Sungai yang Musi Kabupaten Empat Lawang masih marak terjadi, kini pelaku tidak hanya melakukannya pada malam hari akan tetapi juga pada siang hari.

Seorang warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kat (35) mengatakan pelaku biasanya beroperasi di Sungai Musi dengan menggunakan sampan bermesin (getek/keteg).

Mereka hilir mudik di Sungai Musi dari sekitaran Kelurahan Kelumpang Jaya, Kotagading, Baturaja sampai dengan arah perbatasan Kabupaten Empat Lawang dengan Musi Rawas.

“Jenset digunakan sebagai alat sentrum mondar-mandir di aliran Sungai Musi,” Katanya, Jumat (17/09/2021).

Ia mengatakan bahwa banyaknya penenangkapan ikan dengan alat setrum sangat dikeluhkan warga, karena tentu ikan bisa habis sebab ikan-ikan yang kecil mati semua. 

“Kalau dulu orang-orang hanya menjala dua hingga tiga kali bentang jala pasti dapat ikan, yah kalo sekarang sulit karena memang karena ikannya sudah sedikit,” Katanya.

Senada Iyan, warga lainnya berharap ada teguran dan tindakan dari aparat pemerintah terkait karena jika warga yang bertindak dikhawatirkan akan terjadi konflik.

Baca juga: Seorang Bocah Enam Tahun Jadi Korban Tabrak Lari di Empat Lawang, Sopir Kabur ke Arah Lahat

“Kalau aparat yang bergerak mungkin saja potensi konflik horizontal tidak ada,” Katanya.

Sementara itu Kasat Pol PP Kabupaten Empat Lawang, HM Taufik mengatakan saat ini pihaknya belum menerima laporan ada warga yang menyetrum ikan di Sungai Musi

"Mungkin malam hari makanya tidak ketahuan" Sambungnya.

Ia menjelaskan mengenai larangan menangkap ikan dengan menyetrum atau mengunakan alat berbahaya sudah diatur oleh beberapa desa dan daerah. 

"Peraturan larangan itu sudah ada di beberapa daerah seperti kabupaten tetangga seperti Lahat, untuk di Empat Lawang akan kami kaji dulu," Tutupnya. (Sahri/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved