Breaking News:

Kasus Korupsi PDPDE, Direksi PT SEG Dukung Langkah Kejagung, Hingga Ada Keputusan Hukum Tetap

Dirut PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) Wawan Setiawan, mendukung upaya Kejagung mengusut kasus korupsi PDPDE, hingga ada keputusan hukum tetap

Editor: Azwir Ahmad
Kolase Sripoku.com
PDPDE Sumsel berubah nama jadi PT Sumsel Energi Gemilang sejak Agustus 2019 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kejaksaan Agung RI memutuskan menahan mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019.

Selain Alex, Kejagung juga menetapkan sebagai tersangka Eks Komisaris Utama PDPDE Gas Sumsel Muddai Madang.

Sebagai informasi PDPDE merupakan perusahaan BUMD milik Pemerintah Provinsi Sumsel. Namun perusahaan yang dikenal sampai tahun 2019 sebagai PDPDE selanjutnya merubah status hukum dan perubahan nama Menjadi PT. Sumsel Energi Gemilang (Perseroda).

Direktur Utama PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) Wawan Setiawan memberikan komentar,  bahwa dia mendukung sepenuhnya yang dilakukan oleh penegak hukum.

"Kita dukung sepenuhnya yang dilakukan oleh penegak hukum dalam penyelesaiannya sampai ada keputusan hukum tetap," kata Wawan Setiawan, Jumat (17/9/2021).

Menurutnya, keputusan hukum tetap sangat berguna bagi PT SEG untuk berkembang sebagai perusahaan BUMD.

Sementara itu ketika ditanya bagaimana dia bakal memimpin perusahaan tersebut agar tidak terjadi hal serupa. Menurutnya, upaya yang dilakukan untuk pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi tentunya akan memperbaiki sistem tata kelola perusahaan.

"Semenjak saya dilantik sudah mulai dibuat aturan-aturan dan bisnis proses yang jelas, yang sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut seiring dengan upaya peningkatan kompetensi karyawan yang ada dalam PT SEG sendiri," katanya singkat.

Sebagai informasi Wawan Setiawan baru satu tahunan menjabat sebagai Dirut PT SEG, yaitu pada Juni 2020 lalu. 

Sejauh ini tidak ada kendala dengan PT SEG. Namun karena memang saat ini masih pandemi Covid-19 juga turut terdampak.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved