Breaking News:

Berita Muratara

Maling Motor Masih Melawan, Warga Muratara Ini Terpaksa Diberi Tindakan Tegas: Beraksi Saat Salat

Tim Beruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menembak kaki terduga pencuri sepeda motor. 

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT AIZULLAH
Terduga pelaku pencurian sepeda motor, L (34) usai diobati di RSUD Rupit. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Tim Beruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menembak kaki terduga pencuri sepeda motor. 

Terduga pelaku bernama L (34), warga Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara

Terduga disebut polisi melawan dan mencoba melarikan diri sehingga terpaksa ditembak kakinya. 

Polisi telah melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tetap tidak diindahkan oleh terduga.

"Dia melawan, sudah kita lakukan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan, sehingga kita kasih tembakan tegas dan terukur," kata Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad Hidayat, Selasa (14/9/2021). 

Dia menjelaskan, penindakan ini berawal dari laporan Suparman (52) warga Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara.

Pelapor mengaku kehilangan sepeda motor saat terparkir ditinggal salat Zuhur di depan masjid di desanya. 

Pencurian itu terjadi pada Senin (13/9/2021) siang kemarin sekira pukul 12.00 WIB lebih.

Setelah korban selesai salat Zuhur, dia terkejut saat melihat motornya sudah tidak ada lagi.

"Motor korban Honda Revo warna hitam, tidak pakai kunci, kuncinya cuma pakai kabel saja," kata Kasat Reskrim Dedi.

Baca juga: Tuntut Terdakwa Lelang Jabatan di Pemkab Muratara 2016 3 Tahun Penjara, Ini Kata Kejari Lubuklinggau

Korban langsung mencari informasi mungkin saja ada yang melihat orang yang mengambil sepeda motornya. 

Benar saja, korban akhirnya mendapat informasi dari warga bahwa yang mencuri sepeda motornya adalah terlapor Lukman. 

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Muratara

"Malam tadi kami mendapat informasi bahwa terlapor sedang berada di rumah warga di Desa Karang Anyar. Kami langsung menyusun rencana penangkapan," katanya. (Rahmat/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved