Breaking News:

Kakek Korban Geram, Minta Ayah Tiri di PALI yang Habisi Bocah Dihukum Berat: Lebih Dari Binatang

Antoni (27), warga Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tega menghabisi nyawa anak tirinya N

Penulis: Reigan Riangga | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Seorang ayah tiri saat rekonstruksi pembunuhan balita di Mapolsek Talang Ubi Polres PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI - Antoni (27), warga Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tega menghabisi nyawa anak tirinya Nk (1,8 Tahun) dengan sadis, hanya gara-gara cemburu buta menuduh istrinya berselingkuh.

Cara sadis tersebut terlihat saat tersangka Anton memperagakan 17 adegan yang digelar Polsek Talang Ubi disaksikan Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (14/9/2021). 

Pada adegan ke empat, Anton memijak perut korban hingga korban susah bernapas. 

Tidak hanya disitu, pada adegan ke lima Antoni juga menyelupkan kepala korban ke sungai dengan posisi kaki diatas hingga korban meninggal dunia. 

Pada reka ulang itu, sempat terjadi ketegangan antara pihak keluarga korban dan nyaris menghakimi tersangka. 

Tapi penjagaan personil Polsek Talang Ubi yang cukup ketat bisa menenangkan proses rekonstruksi kasus yang sempat menggemparkan warga Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI beberapa waktu lalu. 

Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution melalui Kanit Reskrim, Ipda Arzuan mengatakan, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan Yndang-undang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup. 

"Ada 17 adegan dalam reka ulang kasus pembunuhan dengan korbannya anak tiri dari tersangka usia 1,8 tahun. Tersangka kabur ke Tangerang setelah mengetahui korban meninggal. Korban ditinggalkan disebuah rumah kosong di wilayah Desa Benakat Minyak bersama kakak perempuan korban yang masih berusia 4  tahun," terang Arzuan, Selasa.

Baca juga: Naik Pitam Lihat Tanda di Dada Istri, Kronologi Ayah Tiri di PALI Siksa Bocah Hingga Tewas

Sementara itu dari Kejari  PALI, Desty Puspita Sari mengatakan, pihaknya masih menunggu berkas dari penyidik terkait kasus pembunuhan anak dengan pelaku bapak tirinya. 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan, berkasnya masih disusun penyidik. Jadi kita masih menunggu," kata Desty. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved