Breaking News

Berita Religi

Tidak Punya Pendamping, Pekerjaan dan Rumah? Amalkan Doa Nabi Musa Ini Saat Hadapi Kesulitan Hidup

Setiap umat muslim dianjurkan untuk senantiasa berdoa apapun keadaannya. Karena cara untuk mendekatkan diri pada Sang Ilahi ialah dengan berdoa.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ ANTON
Berdoa ketika menghadapi himpitan hidup 

Kemudian, ia pun menyarankan untuk membaca doa Nabi Musa 'alaihissalam,

رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ

Robbi innii limaa anzalta ilay-ya min khoirin faqiir

"Ya Tuhanku, sungguh aku sangat membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan untukku." (QS. Al-Qashash:24)

"Wahai pemuda, wahai pemudi, wahai kaum muslimin, wahai hamba-hamba Allah, perhatikan, saudara kita ini berkata, 'tidak punya pendamping, tidak punya pekerjaan, tidak punya rumah!' perhatikan pertanyaannya," tutur syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid.

Bagaimana kondisi Musa 'alaihis salam di kota Madyan, setelah dia mengambilkan air untuk dua orang wanita, kemudian pergi berteduh?

Nabi Musa, ketika itu, tidak punya pendamping, tidak punya pekerjaan, dan tidak punya rumah, bagaimana doa beliau?

Robbi innii limaa anzalta ilay-ya min khoirin faqiir

"Ya Tuhanku, sungguh aku sangat membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan untukku." (QS. Al-Qashash:24)

Aku sangat membutuhkan kebaikan-Mu ya Tuhanku, aku sangat membutuhkan kebaikanmu ya TuhanKu.

Setelah itu, pernikahan, tempat tinggal, dan pekerjaan datang menghampiri beliau.

"Aku ingin menikahkanmu dengan salah seorang dari dua putriku ini, dengan syarat, engkau bekerja mengembala kambing bersamaku selama delapan tahun." (QS. Al-Qashash:27)

"Istri datang menghampiri beliau, pekerjaan datang menghampiri beliau untuk menggembala ternak, yang darinya beliau makan, dan dia tinggal besama orang yang saleh, hidup dengan orang yang baik," terangnya.

"Sungguh ini adalah kalimat yang luar biasa," tambahnya.

Kemudian salah satu dari kedua wanita tersebut datang kepadanya dengan penuh rasa malu, ia berkata: "Sungguh ayahku memanggilmu untuk memberikan balasan kepadamu karena kamu memberi minum (ternak) kami." (QS. Al-Qashash:25)

Kemudian, "Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini." (QS. Al-Qashash:27)

"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, betapa agungnya doa ini," tukas Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid.

Demikianlah doa Nabi Musa yang bisa diamalkan baik tengah kesulitan maupun untuk bersyukur atas nikmat Allah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved