Breaking News:

Sidang Dugaan Korupsi Lelang Jabatan di Muratara, Sudartoni Dituntut Tiga Tahun Penjara dan Denda

"Pada dasarnya kegiatan lelang jabatan di Kabupaten Muaratara anggaran tahun 2016, semua terjadinkarena adanya SK Bupati saat itu,"

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Refly Permana
tribunsumsel/eko
Penyidik Kejari Lubuklinggau saat meminta keterangan tambahan kepada tersangka Sudartoni (baju ungu) di Lapas Kelas II A Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa dugaan korupsi lelang jabatan di Muratara, Sudartoni, dituntut JPU Kejari Lubuklinggau dengan hukuman tiga tahun penjara.

Hal tersebut diketaui dalam sidang virtual yang diketuai oleh hakim Abu Hanifa SH MH di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Senin (13/9/2021).

Dalam tuntutannya, JPU Kejari Lubuklinggau menuntut terdakwa Sudartoni dengan hukuman 3 Tahun, denda 50.000.000, subsidair 6 bulan dan uang pengganti Rp. 29.608.000.

"Menyatakan terdakwa Sudartoni telah melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1b UU Tipikor. Dan mewajibkan terdakwa mengganti uang kerugian negara sebesar 29.608.000," ujar JPU dalam sidang.

Kasus Lelang Jabatan Muratara, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Sebut Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Atas tuntutan tersebut melalui kuasa hukumnya, Supendi SH MH, terdakwa Sudartoni akan mengajukan pledoi secara tertulis.

"Nantin kita akan siapkan nota pembelaan yang akan dibacakan pada persidangan mendatang.

Semua ini terjadi karena klien kami hanya menjalankan perintah dari Sekda dan Bupati saat itu," ujar Supendi yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (13/9/2021).

Diberitakan sebelumnya, Jelang agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum, terdakwa dari kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Muratara, Sudartoni dalam keterangan sebagai terdakwa seret nama mantan Bupati Muratara Syarif Hidayat.

Hal tersebut diungkapkannya pada persidangan virtual yang diketuai oleh hakim Abu Hanifah SH MH di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (6/9/2021).

Pada sidang agenda keterangan Sudartoni mengatakan jika kasus dugaan korupsi pada kegiatan lelang jabatan di Muarata, semua bersumber dari SK Bupati 2016 yang saat dijabat oleh Syarif Hidayat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved