Breaking News:

MULAI SELASA 14 September 2021, Naik KA tak Ribet Lagi, Cukup Tunjukkan Bukti Sudah Divaksin

Mulai Selasa (14/9/2021) depan calon penumpang kereta api Lokal, komuter, atau perkotaan tidak lagi diharuskan membawa STRP

Editor: Wiedarto
Wartakotalive.com
Mulai Selasa (14/9/2021) depan calon penumpang kereta api Lokal, komuter, atau perkotaan tidak lagi diharuskan membawa STRP, surat tugas, atau surat keterangan lainnya. Foto dok: Pemeriksaan STRP di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, saat perpanjangan PPKM Darurat, Senin (26/7/2021). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Mulai Selasa (14/9/2021) depan calon penumpang kereta api Lokal, komuter, atau perkotaan tidak lagi diharuskan membawa STRP, surat tugas, atau surat keterangan lainnya.

VP Public Relations KAI (Persero) Joni Martinus mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh layanan yang dioperasikan mulai dari KA Jarak Jauh, KA Lokal, KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo, KA Bandara Soekarno-Hatta, dan KA Bandara Kualanamu, mewajibkan pelanggan telah vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, sesuai Surat Edaran Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021.

"Dengan diberlakukannya syarat vaksin tersebut, maka syarat STRP, surat tugas, atau surat keterangan lainnya tidak lagi menjadi syarat bagi pelanggan KA Lokal, komuter, atau perkotaan," kata Joni Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/9/2021).

Pada layanan KA Lokal, syarat tersebut baru diberlakukan mulai 14 September 2021. Bukti vaksinasi akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta.

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," ujarnya.

Selain itu bagi pelanggan KA Jarak Jauh juga harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Joni menambahkan secara umum pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan KA.

Kemudian bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi.

"KAI Group secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai kebijakan pemerintah dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta api. Dengan demikian, diharapkan seluruh layanan KA dapat tetap diandalkan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," kata Joni.

Sementara itu VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, seluruh pengguna KRL Jabodetabek, KRL Yogyakarta Solo, maupun KA Prambanan Ekspres wajib menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama secara fisik (dicetak), secara digital, maupun melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk naik kereta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved