Breaking News:

Kepala Pengadilan Tipikor Palembang Ikut, Pimpin Sidang 2 Tersangka Kasus Masjid Raya Sriwijaya

Pekan depan, kedua tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tersebut akan disidang.

Editor: RM. Resha A.U
sripoku.com/chairul nisyah
Kejati Sumsel tetapkan Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi Sebagai tersangka Baru dalam Kasus Masjid Sriwijaya, Rabu (16/6/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah tersangka dan barang bukti, Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang berap waktu lalu, pekan depan kedua tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tersebut akan disidang.

Pada persidangannya mendatang, Kepala Pengadilan Tipikor Palembang, Klas 1A Khusus Sumsel, Abdul Azis SH MH akan menjadi ketua majelis yang akan menyidang kedua terdakwa.

Hal tersebut, disampaikan oleh Juru Bicara Pengadilan Tipikor Palembang, Sahlan Efendi SH MH saat dikonfirmasi, Minggu (12/9/2021).

"Jika tidak ada halangan sidang nanti akan digelar pada Kamis (23/9/2021). Kepala Pengadilan Tipikor Palembang yang akan menjadi ketua majelis hakimnya," ujar Sahlan, yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Dirinya menjelaskan pada persidangan kedua terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi nanti, Kepala Pengadilan Tipikor Palembang, Abdul Azis SH MH akan menjadi ketua majelisnya, didampingi oleh hakim anggota, yakni Sahlan Effendi SH MH, Arizon SH MH, Waslan Maksid SH MH, dan Andrian SH MH.

Untuk diketahui, usai dilantik dan resmi menjadi Kepala Pengadilan Negeri Palembang, Klas 1A Khusus Sumsel pada bulan Juli 2021 lalu, perkara ini merupakan perkara pertama yang disidang langsung oleh Abdul Azis.

Baca juga: Soal Anggaran Masjid Raya Sriwijaya & Gedung Pemprov Sumsel di APBD P 2021, Ini Kata DPRD Sumsel

Sebelumnya, Abdul Azis SH MH mejabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan, dirinya ke Palembang menggantikan Ketua Pengadilan Negeri Palembang yang lama yakni Bongbongan Silaban SH MH.

Diberitakan sebelumnya, Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya, oleh Kejati Sumsel.

Kedua nya ditetapkan sebagai tersangka, menyusul empat nama lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka kasus yang sama, yakni Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto.

Yang mana saat ini keempt tersangka telah menjalani persidangan terlebih dahulu.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved