G30S PKI
DIKENALI 2 Anggota Armed, Letkol Untung Meloncat dari Bus, Pemimpin Operasi G30S PKI Ditangkap
Untung lahir di Desa Sruni, Kedungbajul, Kebumen, Jawa Tengah pada 3 Juli 1926, wafat di Cimahi, Jawa Barat 1966. Nama kecilnya adalah Kusman
Batalyon ini memiliki kualitas dan tingkat legenda yang setara dengan Yonif Linud 330/Kujang dan Yonif Linud 328/Kujang II.
Kelak dalam peristiwa G30S PKI ini, Banteng Raiders akan berhadapan dengan pasukan elite RPKAD di bawah komando Sarwo Edhie Wibowo.
Setelah G30S PKI meletus dan gagal dalam operasinya, Untung melarikan diri dan menghilang beberapa bulan lamanya sebelum kemudian ia tertangkap secara tidak sengaja oleh dua orang anggota Armed di Brebes, Jawa Tengah.
Letkol Untung Sutopo rupanya tidak seberuntung namanya, Tanggal 11 Oktober 1965 dia yang saat itu sedang berusaha melarikan diri ke arah Semarang dengan menumpang kendaraan bus justru mengalami nasib yang di luar perhitungannya.
Dia dikenali mukanya oleh dua tentara yang sama-sama sedang menumpang bus.
Karena kaget dan ingin menghindar akhirnya dia melompat keluar bus.
Karena kecurigaan kedua tentara yang ada di dalam bus, Untung akhirnya dikejar hingga akhirnya tertangkap warga di sekitar Asem Tiga Kraton, Tegal.
Ketika tertangkap, ia tidak mengaku bernama Untung.
Anggota Armed yang menangkapnya pun tidak menyangka bahwa tangkapannya adalah mantan Komando Operasional G30S PKI.
Setelah mengalami pemeriksaan di markas CPM Tegal, barulah diketahui bahwa yang bersangkutan bernama Untung.
Seusai sidang Mahmillub yang kilat, Untung pun dieksekusi di Cimahi, Jawa Barat pada tahun 1966, setahun setelah G30S PKI meletus.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Sosok Letkol Untung, Pemimpin Operasi G30S PKI yang Bantai Para Jenderal AD, Eks Anak Buah Soeharto